Target Perputaran Uang Rp 50 Juta Per Hari

30

MADIUN – Peluang mendongkrak perekonomian UMKM dijalankan oleh Pemkot Madiun. Salah satunya dengan menggelar bazar takjil di Alun-alun Kota Madiun Kamis (23/5). Aneka jenis hidangan pembuka buka puasa dijual bagi warga yang menjalankan ibadah puasa di lokasi bazar.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, bazar takjil merupakan salah satu upaya pemkot untuk mendongkrak kreativitas para kader PKK di seluruh kecamatan dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan. ’’Kami harapkan seluruh dinas lainnya ke depan ikut terlibat dalam bazar takjil tersebut,’’ katanya.

Total ada 30 peserta yang terlibat dalam bazar takjil tersebut. Mereka berasal dari kader PKK di 27 kelurahan, Perwosi, GOW, dan Dharma Wanita. Acara yang diinisiasi oleh DPMPTSP Koperasi dan Usaha Mikro serta Diskominfo sampai dengan 27 Mei itu menargetkan perputaran ekonomi sekitar Rp 50 juta dalam sehari.

Maidi mengaku bazar takjil dapat meningkatkan produksi UMKM. Untuk itu, pihaknya punya rencana pada tahun depan bazar takjil bakal dipusatkan di Bantaran Madiun. Supaya bisa menampung seluruh peserta bazar takjil lainnya dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga lainnya. ‘’Kami akan gerakkan juga Kadin. Sehingga, pada tahun 2020 semua UMKM dan pedagang bisa menggelar bazar takjil selama Ramadan,’’ terangnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Koperasi dan Usaha Mikro Kota Madiun Harum Kusumawati mengharapkan adanya kegiatan semacam ini masayarakat bisa mengenal hasil olahan produk UMKM. Untuk menampung banyak peserta, pihaknya sudah mempunyai konsep khusus pada tahun depan. ‘’Kami ingin punya Madiun Display. Tapi, untuk tempatnya masih dibicarakan di mana yang paling strategis,’’ katanya. (her/adv/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here