Tantang Bawaslu, Sengaja Pasang APK di Jalan Protokol

105

PACITAN – Pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2019 di Pacitan terus terjadi. Bahkan, terkesan sengaja menantang badan pengawas pemilu (bawaslu) setempat. Salah satunya, APK calon legislatif (caleg) DPR RI Dapil 7 Jawa Timur yang bertengger di pinggir Jalan Ahmad Yani. Padahal, sesuai Surat Keputusan (SK) KPU Pacitan 45/2018 tentang Penetapan Lokasi Pemasangan APK, lokasi tersebut harus steril.

Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Pacitan Sulami mengklaim sudah berkoordinasi dengan pengurus partai politik sesuai atrbut di APK tersebut. Pihaknya minta agar dipindahkan ke lokasi lain. Itu dilakukan sejak pemasangan sekitar sepekan lalu. Namun, hingga kini belum ada tindakan konkret dari pemasang. ‘’Sejak kami tahu pemasangan APK itu, langsung telepon pengurus parpolnya,’’ katanya kemarin (31/1).

Jawabannya sama dengan sebelum-sebelumnya. Yakni, pemasangan tidak melibatkan pengurus parpol di Pacitan. Mereka pun mengaku tidak tahu-menahu. Karena itu, bawaslu berencana menertibkan APK jumbo itu bersama APK lainnya pekan depan. Pihaknya bakal menggandeng satuan polisi pamong praja (satpol PP). ‘’Kami selalu bareng. Karena yang boleh mencopot APK memang satpol PP,’’ ujarnya.

Pelanggaran pemasangan APK terus terjadi, menurut dia, lantaran  peserta Pileg 2019 banyak. Ada yang tahu aturan dan ada yang tidak. Yang menjengkelkan jika pura-pura tidak tahu. Meski begitu, tindakan yang diambilnya pun sama: ditertibkan.  ‘’Ndak ada yang kami beda-bedakan. Satu salah ditindak, yang lain salah ditindak pula,’’ tegasnya.

Sedangkan maraknya pelanggaran caleg DPR RI, karena pamasangan dipasrahkan ke vendor. Pihak vendor yang buta rambu-rambu bertindak sesuka hati. Memasang APK di zona larangan. Di antaranya tempat ibadah, gedung pemerintah, sekolah, jalan protocol, dan lainnya. ‘’Temuan di lapangan seperti itu,’’ ungkapnya.

Hingga saat ini, bawaslu sudah tiga kali menggelar penertiban. Itu dilakukan serentak setiap pekan. Nantinya penertiban bakal digelar rutin hingga masa kampanye rampung. Pelanggaran terbesar pemasangan APK dipaku di pohon. APK yang ditertibkan disimpan di gudang bawaslu. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here