Tanda-Tanda Mataraman Memilih Jokowi

252

RadarMadiun.co.id – Mataraman telah memutuskan pilihan presiden dan wakil presiden mereka. Gambaran dari hasil real count pemerintah daerah dan quick count yang diselenggarakan sejumlah lembaga, membuktikan bahwa petahana masih diharapkan warga Mataraman. Meski, tidak semua daerah menetapkan pilihan pada sang petahana yang kini menggandeng kyai menuju istana.

Ratusan santri Pondok Modern Darussalam Gontor mengantre di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 08, Rabu (17/4) lalu. Di pesantren tersebut, terdapat tiga TPS berbasis daftar pemilih tambahan (DPTb). Total pemilih tambahan 1.323 jiwa. Isu kencang berembus Gontor mendukung paslon presiden-wakil presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Faktanya, ribuan santri tak cukup menghentikan laju dukungan terhadap paslon nomor 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Data real count sementara badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol) setempat, Kecamatan Mlarak (lokasi Pondok Gontor) memilih Jokowi-Ma’ruf (12.884 suara). Terpaut 3.000 suara dari Prabowo-Sandi (9.982 suara). ‘’Data bakesbangpol dari hasil rekapitulasi suara tiap TPS. Kemungkinan penghitungan riil dari KPU tidak akan banyak berbeda,’’ kata Kabid Sospol Bakesbangpol Ponorogo Karji Jumat lalu (19/4).

Di Ponorogo, nama Jokowi harum. Awal dan akhir Januari lalu, Jokowi dan Kiai Ma’ruf menyambangi daerah setempat. Jokowi meninjau progres pembangunan Waduk Bendo dan membagikan sertifikat tanah. Sementara Ma’ruf menyambangi Pondok Gontor dan Ponpes Al Islam Joresan. Hasil real count sementara Bakesbangpol Ponorogo (hingga suara masuk 65 persen), Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan suara 71 persen. Sementara Prabowo-Sandi 29 persen. ‘’Untuk sementara, di 21 kecamatan paslon 01 unggul,’’ kata dia.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Nasdem Jatim Ipong Muchlissoni sebelumnya memprediksi raupan suara Jokowi-Ma’ruf di Ponorogo bisa mencapai 65 persen. Senyatanya saat hari pemilihan, suara dia klaim tembus 70 persen. ‘’Kami optimistis bisa lebih dari 70 persen. Quick count dan real count yang banyak beredar saat ini cukup akurat sebagai informasi awal. Meski kami meyakini, hasil resmi dari KPU juga tidak akan jauh berbeda,’’ sebut Ipong.

Hasil real count Bakesbangpol Kota Madiun juga menunjukkan kemenangan sang petahana. Di Kota Karismatik, Jokowi-Ma’ruf mendulang 71,25 persen suara. Mengungguli Prabowo-Sandi dengan 28,75 persen suara. Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Kota Madiun Mochid Soetono sama optimistisnya dengan Ipong. Dia menyebut, hasil resmi dari KPU tidak akan jauh berbeda. ‘’Kami yakin menang. Tapi bagaimana pun, hasil resmi tetaplah dari KPU,’’ kata dia.

Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Kota Madiun Bambang Wahyudi menolak berpatokan data real count bakesbangpol. Sekali pun data tersebut bukan quick count. ‘’Kami meminta kepada tim yang bertugas di lapangan untuk tidak percaya seratus persen dengan hasil hitung cepat. Laksanakan tugas masing-masing dan tunggu hasil resmi KPU,’’ sebutnya.

Potret serupa dapat ditemukan di sejumlah daerah Mataraman. Seperti di Ngawi serta Magetan. Di Ngawi, Jokowi-Ma’ruf unggul 77,42 persen. Sementara Prabowo-Sandi meraup 22,58 persen. Data masuk ke bakesbangpol mencapai 35,01 persen hingga Jumat lalu. Sementara di Magetan, 68,78 persen suara diraup Jokowi-Ma’ruf. Sedangkan Prabowo-Sandi memperoleh 31,22 persen. Tanda Mataraman memilih petahana? Bagaimana pun, wewenang mengumumkan hasil resmi tetap berada di tangan KPU. (naz/her/tif/bel/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here