Tambang Galian C Longsor, Timbun Sawah dan Putus Pipa PDAM

137

MAGETAN – Hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu lalu (16/2) juga berdampak longsornya galian C di Desa Sendangagung, Plaosan. Akibatnya, material longsor berupa tanah bercampur bebatuan itu menutup lahan pertanian warga.

Besarnya volume material longsor dari aktivitas penambangan galian C milik salah seorang anggota DPRD Magetan tersebut juga memutus sambungan pipa PDAM Lawu Tirta. Dampaknya, kebutuhan air bersih warga sempat terputus sesaat. Sebelum kemudian dilakukan perbaikan oleh petugas PDAM. ‘’Tambang galian C itu merupakan milik salah seorang anggota dewan,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra kemarin (17/2).

Pihaknya sudah melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Material longsor sampai menutup seperempat hektare lahan sawah warga. Ditambah akses menuju lokasi longsor yang sulit dilalui.

Fery mengaku bakal berkoordinasi dengan pemilik tambang terkait tindak lanjut pembersihan material longsor. Terlebih keberadaan aktivitas penambangan galian C tersebut berada di dekat permukiman penduduk. ‘’Supaya ke depan tidak muncul permasalahan,’’ ujarnya.

Slamet, salah seorang warga setempat, mengaku merugi hampir 10 juta. Sebab, material longsor menutupi tiga petak sawah miliknya beserta warga lain. Kondisi itu membuat lahannya tidak bisa ditanami padi. ‘’Saya berharap ada iktikad baik dari pemilik tambang untuk mengganti rugi,’’ ucapnya.

Ditanya soal izin tambang, Slamet mengaku belum bisa memberikan keterangan jelas. Namun, berdasar informasi dari Pemdes Sendangagung, aktivitas penambangan galian C tersebut belum berizin. ‘’Kami juga berharap bantuan dari pemerintah desa terkait penyelesaian masalah ini,’’ pungkasnya. (mgc/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here