Mejayan

Tambah Tiga, Jadi 11 Positif Korona di Kabupaten Madiun

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Madiun terus bertambah. Rabu (5/6) terkonfirmasi tiga pasien baru hingga membuat kasus yang ditangani menjadi 11. Penularan ketiganya dari klaster Asrama Haji Sukolilo, Surabaya; dan ponpes Temboro, Magetan. ‘’Dengan jumlah 11 ini mohon benar-benar menjadi perhatian bagi masyarakat Kabupaten Madiun,’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawami dalam pers rilisnya.

Dua pasien dari klaster Temboro, yakni, santri 16 tahun tinggal di Desa Sukolilo, Jiwan, dan santri 15 tahun warga Desa Karangrejo, Wungu. Sebelum terkonfirmasi positif, keduanya sempat di-rapid test dan menunjukkan hasil reaktif.

Sedangkan pasien baru dari klaster Asrama Haji Sukolilo adalah dokter di RSUD Dolopo. Pasien perempuan yang tinggal di Desa Sangen, Geger. Ketiga pasien anyar itu dirawat di RSUD Dolopo. ‘’Jadi, total kasus positif lima orang dari klaster asrama haji, dan enam klaster salah satu ponpes di Magetan,’’ ujar Kaji Mbing, sapaan akrab bupati.

Kaji Mbing meminta 11 kasus positif ini dijadikan perhatian utama. Penerapan physical distancing tidak boleh ditawar. Menghindari kerumunan, menjaga jarak, mengenakan masker, dan rajin mencuci tangan. ‘’Semua pasti sudah mendengar sosialisasi seperti itu, jadi harus dipatuhi,’’ tegasnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close