Madiun

Tambah Dua Kasus Impor, Setiap Hari Pergi Pulang ke Magetan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun –  Pemkot kembali mengumumkan penambahan dua kasus baru. Keduanya sama-sama merupakan kasus impor dari luar kota.

Pasien nomor 103, IRH, warga Winongo, Manguharjo, yang kesehariannya bekerja di Magetan. Saban hari, pria 34 tahun itu pergi-pulang dari rumah ke tempat kerja. ‘’Awal bulan lalu sempat skrining masal di kantor tempatnya bekerja, hasilnya nonreaktif,’’ kata Kabid Pengelolaan TIK Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah Rabu (16/9).

Namun, dari rapid test perusahaan swasta itu terdapat satu yang terkonfirmasi positif. IRH yang sempat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi, kemudian menjalani swab test. Beberapa hari kemudian, hasilnya terkonfirmasi positif. ‘’Saat ini IRH isolasi di fasilitas karantina di Magetan. Kondisinya termasuk tanpa gejala,’’ ujarnya.

Sementara pasien nomor 104 berinisial AM, warga Patihan, Manguharjo, merupakan perantau yang baru pulang cuti dari Kalimantar Timur (Kaltim) awal pekan lalu. Setalah masa cuti selesai dan hendak kembali, dia menjalani swab test sebagai salah satu syarat dari perusahaan tempatnya bekerja. Dari sana diketahui positif. Selama di Kota Madiun, AM tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota. Pria 47 tahun itu kini menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kota Madiun. ‘’Semua yang kontak erat dengannya telah menjalani rapid test di puskesmas setempat,’’ terang Aflah.

Di waktu bersamaan, pasien nomor 91 dinyatakan sembuh. Pasien berinisial RBW, warga Ngegong, Manguharjo, itu juga merupakan kasus impor. Pria 41 tahun itu diketahui selama ini bekerja di Sidoarjo dan melakukan perjalanan pulang ke Madiun setiap pekan. ‘’RBW dinyatakan sembuh setelah 11 hari isolasi mandiri,’’ pungkasnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close