Talut Ambrol, Jalur Alternatif Sambong-Glinggangan Tersendat

92

PACITAN – Pagar besi rumah Sogimin ngawang. Tanah di bawahnya menganga. Guyuran hujan semalam suntuk membuat talut sekaligus fondasi pagar itu longsor. Alhasil, material gunturan menutup badan jalan depan rumahnya di Dusun Bangle, Sambong, Pacitan. ‘’Saya pas lihat dari depan rumah, tanahnya melorot,’’ kata Sogimin kemarin (22/1).

Itu terjadi sekitar pukul 06.00 kemarin. Saat itu dia tengah di teras rumah yang hanya berjarak tiga langkah dari lokasi gunturan. Sebelum talut tersebut longsor memang ada retakan di pagarnya. Hujan yang mengguyur sejak Senin sore (21/1) menambah lebar retakan tanah tersebut. ‘’Panjang-panjang retakannya. Saya pikir cuma retak biasa, gak sampai longsor,’’ ujarnya.

Akibatnya, pagar rumahnya ngawang sepanjang 10 meter. Material tanah longsor menutup akses menuju desa Glinggangan, Pringkuku. Dibantu warga dan perangkat desa setempat, material gunturan itu dibersihkan. Namun, lantaran terlalu tebal dan menggunakan peralatan seadannya, mereka butuh dua jam untuk membuka akses antardesa tersebut.  ‘’Ini jalan alternatif ke Glinggangan,’’ tuturnya.

Kini dia waswas bila hujan kembali mengguyur. Pasalnya, jarak antara longsoran dan fondasi rumah terlampau dekat. Sementara, bagian pagar lainnya juga mulai retak. Meski begitu, dia memilih bertahan. Untuk mengantisipasi longsor susulan dia berencana memasang terpal di lokasi. Untuk perbaikan talut dia berharap ada bantuan dari pemerintah setempat. ‘’Kalau dibilang takut ya takut, apalagi saat hujan deras,’’ ungkapnya.

Kepala Desa Sambong Agus membenarkan adanya bencana longsor tersebut. Menurut dia, hampir setiap tahun terjadi longsor di desanya. Namun, lokasinya di beberapa titik berbeda dan berskala kecil. Sementara itu, kondisi talut pasca-ambrol kemarin masih berantakan. Sisa-sisa material batu bangunan talut bercampur tanah berserakan di lokasi. Meski telah dibersihkan, badan jalan hanya menyisakan lebar tak lebih dari satu kendaraan roda empat. Kondisi pagar di atas talut yang longsor juga cukup membahayakan. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here