Tak Laik Jalan Nekat Beroperasi, Sejumlah Bus Terjaring Ramcek

18

NGAWI – Meski sudah dilarang, sejumlah angkutan umum tak laik jalan masih nekat beroperasi. Hal itu diketahui saat petugas gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Ngawi bersama satlantas polres setempat melakukan ramcek yang dipusatkan di terminal Gendingan, Widodaren, Sabtu lalu (25/5). ‘’Masih kami temukan bus yang tak laik jalan tapi tetap beroperasi,’’ kata Kasi Dal Ops Dishub Ngawi Putut Yuliarto Minggu (26/5).

Ramcek yang digelar dishub bersama Polres Ngawi kali ini menyasar angkutan umum berpenumpang seperti bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun bus antar kota antar provinsi (AKAP). ‘’Keamanan dan kenyamanan penumpang harus diutamakan,’’ tegasnya.

Putut mengatakan, dari hasil ramcek mulai pukul 08.00 hingga 10.00 tersebut, sedikitnya dua bus ditilang sekaligus dilarang beroperasi. Salah satunya bus Gaya Kerja. Itu menyusul hasil pemeriksaan petugas diketahui sejumlah kelengkapannya sudah tidak berfungsi. ‘’Langsung kami larang beroperasi,’’ ujarnya.

Petugas juga memulangkan satu bus lainnya, yakni Andys Kencana lantaran dari hasil pemeriksaan diketahui menggunakan ban vulkanisir. Petugas meminta awak bus kembali ke garasi untuk mengganti dengan ban yang baru. Sementara, sejumlah pengemudi bus AKAP mendapat surat tilang lantaran tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). ‘’Yang dari MIRA ada, dari Sugeng Rahayu juga ada,’’ sebutnya.

Putut menambahkan, selama masih ditemukan kendaraan yang melanggar, pihaknya bakal menindak tegas dengan memberikan sanksi mulai surat tilang hingga larangan beroperasi. ‘’Kami menunggu perintah pimpinan, jika diminta pasti akan kami lakukan (ramcek) lagi,’’ ungkapnya. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here