Swing Voters Jadi Penentu Kemenangan

20

Swing Voters Jadi Penentu Kemenangan

MADIUN – Ke mana swing voters (pemilih mengambang) akan berlabuh? Sampai pagi ini pun mungkin masih ada yang masih bimbang menentukan pilihan. Kebanyakan pemilih tipikal ini didominasi generasi milenial (17-35 tahun). ’’Swing voters di tahun ini meningkat dibandingkan pemilu 2014. Terjadi  bonus demografi dari kelompok usia tersebut,’’ kata Direktur Eksekutif Center for Political Communication Studies (CPCS) Tri Okta Sulfa Kimiawan, Selasa (16/4).

Dalam panggung politik semua kemungkinan bisa terjadi. Calon presiden maupun calon legislatif (caleg) yang digadang-gadang menang dan unggul dalam survey bisa saja kalah. Ambil contoh, pilpres Amerika Serikat 2016 lalu. Donald Trump mengalahkan Hillary Clinton. Padahal, dalam berbagai survey, nama Hillary Clinton unggul darinya. ‘’Karena itu dalam politik nggak ada yang pasti,’’ tegasnya.

Bagaimana bisa terjadi ? Pilihan swing voters cukup berpotensi mendompleng perhitungan suara. Dan membuat capres atau caleg tertentu bertengger di puncak teratas yang berujung pada kemenangan. Mereka termasuk pemilih logis. Menimbang rekam jejak sampai dengan prestasi. ‘’Yang logis atau masuk akal menurut mereka sendiri,’’ paparnya.

Temuan survei yang dilakukan oleh CPCS, jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan atau yang merahasiakan pilihannya ini semakin berkurang. Undecided voter untuk pilpres pada Januari 2019,15,7 persen turun menjadi 9,2 persen di bulan ini atau menyisakan satu digit. Demikian pula dengan undecided voter Pileg yang terus menurun, Januari 16,3 persen menjadi 11,8 persen pada April. ‘’Menariknya, di antara undecided voter, pemilih milenial justru makin siap menggunakan hak pilihnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, pemilih mengambang ini sangat kecil kemungkinan merubah pilihannya ketika sudah berada dibalik bilik suara. Kecuali jika terjadi suatu peristiwa menggemparkan yang menyebabkan migrasi pilihan besar-besaran. Namun,  di Indonesia hal itu belum pernah terjadi. ‘’Jadi, disebut rebutan suara swing voters saya bilang iya,’’  pungkasnya. (dil/ota)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here