Madiun

Sumber Dandang Hanya Salah Paham

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun angkat bicara ihwal polemik jaringan pipa di Desa Blimbing, Dolopo. Protes warga setempat atas pembangunan jaringan di sumber mata air Dandang Senin (28/9) itu dianggap hanya kesalahpahaman. ‘’Minim sosialisasi dan musyawarah antara warga dengan pemerintah desa (pemdes) mengenai meterisasi,’’ kata Kabid Cipta Karya DPUPR Kabupaten Madiun Hartoyo Selasa (29/9).

Hartoyo menyebut, meterisasi itu salah satu bagian dalam rencana pembangunan sambungan rumah (SR). Sementara, warga beranggapan keberadaannya memengaruhi biaya konsumsi air ke depannya. ‘’Warga mengira biaya akan mahal. Padahal, bisa jadi meterisasi itu tidak keluar biaya. Semua tergantung kebijakan pemdes,’’ paparnya.

DPUPR hanya pelaksana pembangunan sistem pembangunan air minum (SPAM) jaringan perpipaan. ‘’Setelah proyek 100 persen, wewenang pengelolaan dan pemeliharaan di pemdes dan warga,’’ ucap Hartoyo.

Dia menerangkan, pipa berusia 46 tahun itu perlu diganti karena rusak. Pipa sepanjang dua kilometer itu bocor dan keropos akibat korosi. Ditemukan pula pipa yang tidak standar. ‘’Memengaruhi debit air yang mengalir,’’ ujarnya.

Jika proyek berlanjut, 5.000 pipa baru bakal terpasang. Bila terjadi krisis air karena debit sumber terus berkurang, air yang mengalir ke tandon masih bisa mengairi. ‘’Kalau sudah krisis bisa dilakukan pengeboran sumber air baru di titik tandon,’’ terang Hartoyo.

DPUPR berharap warga bisa berpikir jernih. Sebab, tidak mungkin air sumber Dandang terus mengalir hingga puluhan tahun ke depan. Antisipasi mulai saat ini perlu dilakukan. ‘’Kami upayakan mediasi agar tidak lagi terjadi kesalahpahaman,’’ tandasnya. (mg4/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close