Sulis Lepas PSM ke Askot

64

MADIUN – Harapan publik Kota Madiun untuk bisa melihat PSM bermain di kompetisi PSSI pada musim ini terwujud. Setelah pada sarasehan pekan lalu, ketua umum PSM Sulistyono resmi menyerahkan pengelolaan klub secara penuh ke Asosiasi PSSI Kota (Askot).

Bahkan, beberapa hari setelah sarasehan itu pihak Askot menjadikan PSM sebagai klub sepak bola yang berbadan hukum. ‘’Kami sudah berkoordinasi bersama tim kerja PSM untuk proses legalitas dalam bentuk notaris. Kami tidak ingin seperti kasus seperti klub yang dualisme,’’ kata Ketua Askot Madiun Nono Djatikusumo kemarin (30/3).

Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah PSM nantinya akan berbadan hukum yayasan, perseroan terbatas (PT) maupun CV. ‘’Namun sesuai rencana, kami menginginkan kedepannya PSM bisa berbadan hukum PT atau CV, karena sudah mengarah kepada industri sepak bola yang profesional,’’ ujar Nono.

Seperti diketahui, Asprov Jatim telah mengeluarkan surat peringatan kali kedua kepada manajemen PSM terkait absensi keikutsertaan pada kompetisi yang dikelola oleh PSSI. Karena itu, mau tidak mau pada musim ini PSM harus ikut serta berkompetisi di Liga 3 Jatim.

Nono menambahkan apabila absen kembali, PSM terancam dari keanggotaan Asprov. Hanya, saat ini manajemen masih terkendala dana operasional untuk mengarungi kompetisi regional yang rencananya digelar pada pertengahan Juni 2019. ‘’Kami akan selesaikan dulu administrasinya, baru akan kami ajukan ke notaris untuk pendirian akta notaris,’’ ungkapnya. (mgd/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here