AdvertorialNgawi

Sulap RTH Jadi Jujugan Wisata Ngawi

Selain Fungsi Ekologi, Taman di Ngawi juga Sarana Edukasi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak ingin ruang terbuka hijau (RTH) yang dimiliki sekedar menjadi paru-paru kota. Dinas yang dinahkodai oleh Setiyono itu berangan-angan untuk menjadikan RTH sebagai lokasi wisata. Taman Dungus misalnya. RTH yang progres pekerjaannya mencapai 95 persen itu tidak hanya dijadikan lokasi berkumpul dan bercengkrama, melainkan juga sarana edukasi. ‘’Rencananya akan kami tambah tempat edukasi tentang cara bertanam bunga dan tumbuhan. Jadi bisa menambah wawasan pengunjung,’’ ungkap Kepala DLH Ngawi Setiyono.

Selain Taman Dungus, menurutnya masih ada 10 RTH lainnya yang juga akan disulap menjadi lokasi wisata. Taman Candi misalnya. Taman di tepi Kali Mati Bengawan Madiun bakal dipercantik dengan penambahan fasilitas gardu pandang dan playground. Tidak ketinggalan, RTH di Jalan Ir Sukarno pun menjadi sasarannya. ”Jalan di sebelah barat Ringroad itu akan kami rehab juga, ” tuturnya sambil menyebut RTH di lokasi tersebut luas. Mencapai 1,5 hektar.

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Pertamanan Dodi Aprilasetia menambahkan jika pembangunan RTH di Ngawi mengacu pada studi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Di lokasi studinya itu, dia mendapati RTH menjadi lokasi bersantai yang nyaman. Pun menjadi pilihan mayoritas warga untuk melepaskan penat dari rutinitas pekerjaan. Bahkan mirip dengan lokasi wisata. ” RTH menjadi tempat rekreasi sederhana dan menghabiskan bekal untuk keluarga, ” tambahnya.

Hanya saja, dia tidak ingin peran RTH berubah. Meski bakal disulap menjadi lokasi wisata, fungsi ekologi tetap dipertahankannya. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan udara bersih di Ngawi. Termasuk menurunkan suhu kota. Tujuannya membuat wilayah Ngawi tetap sejuk dan nyaman. ‘’Penghijauan juga dapat menciptakan ruang hidup bagi makhluk di alam,’’ pungkasnya. (gen/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close