Suka Cita Sambut Bulan Penuh Berkah

16

MADIUN – Tradisi Pawai Obor berlanjut tahun ini. Sebanyak 5 ribu orang terlibat dalam acara menyambut datangnya bulan suci Ramadan. ’’Ini bagian dari mewujudkan hadits Rasulullah yang mengatakan, barangsiapa yang bergembira menyambut Ramadan maka orang itu akan diselamatkan dari api neraka,’’ kata Ketua MUI Kota Madiun Sutoyo ditemui Radar Madiun.

Beragam cara dilakukan untuk mengekspresikan wujud syukur dan bahagia menyambut bulan penuh berkah itu. Di antaranya, dengan Pawai Obor. Membawa obor mereka keliling kota Madiun. Start dari depan Masjid Agung Baitul Hakim – Jalan Panglima Sudirman – Jalan Dr Soetomo- Jalan Jaawa – Jalan Pahlawan Jalan Semeru dan kembali di depan masjid agung.  ’’Jadi pawai obor ini tahun ketiga sudah dilaksanakan. Menjadi ikon Kota Madiun dalam menyambut Ramadan,’’ paparnya.

Sesuai aturan, kata dia, peserta Pawai Obor tersebut diimbau  untuk menggunakan minyak tanah bukan solar. Itu sudah dibahas dalam pertemuan rapat kooordinasi di ruang 13 Bali Kota Madiun pekan lalu. Minyak tanah dianggap lebih aman daripada solar. Pun, selama mengikuti pawai para santriwan-santriwati ini melantunkan salawat dan zikir. ’’Mereka melaksanakan ibadah bukan hura-hura, harapannya selama Ramadan satu bulan penuh puasa, dan jalankan sunah-sunahnya yang lain, agar tidak hanya pendidikan yang baik tapi juga karakternya,’’ tandasnya.

Sementara Wali Kota Madiun Maidi turut hadir dalam acara tahunan tersebut. Di bulan suci setahun sekali  ini sejumlah agenda  sudah dipersiapkan Pemkot Madiun. Terutama dalam meningkatkan religius masyarakat. ’’Jumatan, tarawih, tadarus sampai buka bersama. Malam nuzunul quran di Masjid Agung,’’ terangnya. (dil/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here