Pacitan

Sudah Tujuh Orang Positif Korona, Banyak Abai Protokol Kesehatan

Transmisi Lokal Sudimoro Meluas

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kasus transmisi lokal penularan Covid-19 di lingkungan perusahaan pembangkit listrik di Sudimoro makin meluas. Hingga Kamis (2/7) sudah ada tujuh orang yang terkonfirmasi positif korona. Terbaru ada empat kasus yang terdeteksi. Tiga kasus tercatat dari Pacitan, sedangkan satu lainnya dari Trenggalek.

Kasus transmisi lokal di Sudimoro itu tengah menjadi perhatian serius karena penularan sudah meluas sampai daerah tetangga. Dari hasil evaluasi Tim Gugus Tugas Penanggulangan (TGTP) Covid-19 Pacitan, ada sejumlah faktor yang jadi pemicu utama.

Salah satunya, belum maksimalnya penerapan protokol kesehatan di lingkungan industri serta masih longgarnya pemantauan di sekitar tempat tinggal pasien. ‘’Tentu saya harap ini bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Karena penularan terjadi di satu lokasi,’’ kata Ketua TGTP Covid-19 Pacitan Indartato kemarin.

Indartato juga meminta perusahaan lain agar selalu berkoordinasi dengan tim gugus tugas. Dengan begitu, penanganan kasus bisa dilakukan secepatnya. ‘’Kami harap kesadarannya dalam peran pencegahan,’’ tutur bupati Pacitan itu.

Jubir TGTP Covid-19 Rahmad Dwiyanto menjelaskan, tiga kasus baru yang muncul tersebut berasal dari wilayah berbeda. Seperti pasien ke-25 berasal dari Desa Bungur, Kecamatan Tulakan. Yang bersangkutan merupakan rekan satu kerja pasien ke-19 dan ke-21, yakni sekuriti perusahaan pembangkit listrik di Sudimoro.

Kemudian pasien ke-26 berasal dari Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo. Dia adalah sopir pribadi pasien ke-19 yang sudah meninggal Sabtu lalu (20/6). Sementara pasien ke-27 merupakan warga Lampung yang tinggal di Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo. Namun yang bersangkutan diketahui sebagai kontraktor di perusahaan pembangkit listrik di Sudimoro.

Selain ketiga kasus tersebut, lanjut Rahmad, ada satu kasus positif Covid-19 lainnya dari Trenggalek. Dia merupakan karyawan bagian logistik perusahaan pembangkit listrik di Sudimoro. ‘’Yang dari Trenggalek itu dirawat di Trenggalek. Sedangkan, tiga pasien yang dari Pacitan dirawat di wisma atlet,’’ terangnya.

Rahmad menyebut, sejak kasus pertama positif Covid-19 diumumkan pada 9 April lalu, TGTP telah melakukan pemeriksaan swab terhadap 568 spesimen serta 2.716 kali rapid test. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close