Stok Trombosit PMI Ngawi Kosong

81

NGAWI – Di saat kasus demam berdarah dengue (DBD) melejit, stok trombosit di Palang Merah Indonesia (PMI) kosong. Padahal, tidak sedikit penderita yang mendesak mendapat tranfusi. ‘’Sudah dua hari ini tidak ada pendonor,’’ kata teknisi PMI Ngawi Nur Rohim kemarin (24/1).

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi, sepanjang November hingga Desember tercatat sebanyak 265 penderita DBD. Jumlah itu belum termasuk Januari tahun ini. Dari jumlah itu, lima penderita meninggal dunia.

‘’Biasanya anggota keluarga pasien DBD datang ke sini untuk donor, lalu minta dibuatkan trombosit dari darah donorannya itu,’’ ujar Nur.

Nur menjelaskan, trombosit bisa diambil dari darah segar atau darah yang belum lama didonorkan. Setidaknya dua hari setelah didonorkan masih bisa dipisahkan trombositnya. ‘’Kalau misal ada yang membutuhkan trombosit, kami bisa berkoordinasi dengan daerah lain. Trombosit juga cuma bisa bertahan sampai lima hari,’’ sebutnya.

Meski persediaan trombosit kosong, kata Nur, stok darah di PMI Ngawi saat ini masih kategori aman. Dia memerinci, ada sekitar 70 kantong darah golongan A, 90 kantong golongan B, 130 kantong golongan O, dan 50 kantong golongan AB. Persediaan darah sejumlah itu masih bisa untuk mencukupi keperluan sekitar tiga pekan ke depan. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here