Madiun

Stok Pupuk Subsidi Tersisa 15 Persen

Hanya Cukup untuk Bulan Ini

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Penundaan penggunaan program kartu tani untuk membeli pupuk subsidi di Kabupaten Madiun belum membuat kalangan petani lega. Mereka mengkhawatirkan persediaan pupuk bantuan pemerintah pusat itu cukup hingga akhir tahun. ‘’Stok saat ini jelas tidak mencukupi,’’ kata Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Madiun Suharno Minggu (13/9).

KTNA mendesak dinas pertanian dan perikanan (disperta) mengajukan tambahan alokasi. Segera berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur selaku lembaga yang membagi jatah ke masing-masing daerah. ‘’Ada beberapa daerah yang tidak maksimal menyerap alokasi pupuk subsidi. Kondisi ini harus ditangkap,’’ ujarnya.

Menurut Suharno, jatah pupuk subsidi yang tidak terpakai di beberapa daerah bisa dialihkan ke daerah yang kekurangan. ‘’Informasi yang kami terima, stok pupuk subsidi Kabupaten Madiun hanya cukup sampai September,’’ ungkapnya.

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Disperta Kabupaten Madiun Imron Rosidi menyebut bahwa persediaan pupuk subsidi kritis. Tersisa sekitar 15 persen dari total alokasi 42,5 ribu ton. ‘’Dari masing-masing jenis pupuk, rata-rata sudah tersalurkan 85 persen. Sehingga tidak akan cukup sampai akhir tahun,’’ bebernya.

Imron mengatakan, permohonan menambah alokasi telah diajukan ke pemprov bulan lalu. Hingga kini belum ada pemberitahuan lebih lanjut. Di luar itu, pihaknya masih menunggu kejelasan penyaluran alokasi pupuk subsidi tahap ketiga. ‘’Tapi, belum jelas dapat tidaknya,’’ ujarnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close