Madiun

Stimulus Tambahan Gaji Karyawan, Disnaker Belum Dapat Petunjuk

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hingga Selasa (11/8) Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Madiun masih menantikan petunjuk teknis dan pelaksanaan stimulus bantuan gaji Rp 600 ribu dari pemerintah pusat.

Kepala Disnaker Kota Madiun Suyoto Harjo Wiyono mengaku belum mengetahui secara detail perihal stimulus tersebut. ‘’Belum ada kejelasan dari pusat,’’ katanya kemarin.

Disnaker memiliki kewenangan untuk pemberitahuan. Terkait verifikasi dan validasi data yang saat ini masih diproses BPJS Ketenagakerjaan. Namun, bagaimana proses kelanjutan setelah verifikasi dan validasi data itu terlewati, sampai kini belum terinformasikan ke disnaker. ‘’Sampai saat ini kami belum terima juklak-juknis. Kami juga menunggu seperti apa sebenarnya,’’ lanjut Suyoto.

Persoalan belum adanya kejelasan itu juga menjadi perbincangan hangat di kalangan kepala disnaker di daerah lain. Jika berpatok pada syarat nomor rekening pekerja yang harus disetor, diperkirakan bantuan itu bakal disetorkan langsung oleh pemerintah pusat kepada pekerja. ‘’Mungkin setelah data masuk dan disetujui, langsung disalurkan ke nomor rekening masing-masing pekerja,’’ ujarnya.

Meskipun belum ada kejelasan terkait juklak dan juknis dari pemerintah pusat, Suyoto mengapresiasi program pemerintah pusat itu. Sebab dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan berpenghasilan rendah. Juga, diharapkan mendongkrak daya beli masyarakat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. ‘’Pemerintah ingin meningkatkan kesejahteraan pekerja karena dampak pandemi Covid-19,’’ tuturnya.

Diketahui, pemerintah pusat menggulirkan stimulus bantuan gaji bagi karyawan berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulannya. Itu diterimakan bagi pekerja aktif yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan segmen penerima upah dengan iuran Rp 150 ribu per bulan. Di luar PNS dan BUMN. Besaran bantuan Rp 600 ribu per bulan itu bakal diberikan selama empat bulan. Dicairkan dalam dua termin dengan total Rp 2,4 juta. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close