AdvertorialMadiun

Status Kota Sehat dan Cerdas dalam Genggaman

Wujud Kolaborasi Konkret antara Pemkot dengan Masyarakat

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kualitas kesehatan lingkungan dan warga Kota Madiun dinilai baik oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hasilnya, penghargaan Kota Sehat kategori Wistara sukses diperoleh Pemkot Madiun. Penghargaan diberikan langsung oleh Menkes dr Terawan Agus Putranto kepada Wali Kota Madiun Maidi dengan disaksikan Mendagri Tito Karnavian di kantor Kemendagri Rabu (19/11).

Maidi mengapresiasi upaya semua stakeholder atas capaian prestasi Swasti Saba Wistara tersebut. Sebab, bersama masyarakat pemkot bisa memenuhi enam tatanan indikator yang dijadikan penilaian. Meliputi permukiman dan sarpras sehat, kawasan lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran sehat, ketahanan pangan dan gizi, serta kehidupan masyarakat dan sosial yang sehat.

SMART CITY: Wali Kota Madiun Maidi menerima penghargaan kategori Rating Kesehatan (Smart Health) dan Rating Kesiapan Pemerintahan Digital (Digital Government Readiness) pada RKCI 2019 di Bandung, Senin lalu (18/11).

Meski begitu, Maidi menyebut bahwa ada hal yang lebih penting daripada capaian itu. Yakni, terus menjaga kualitas kesehatan lingkungan wilayah Kota Madiun di tengah statusnya sebagai kota jasa. Karena itu, kesadaran segenap lapisan masyarakat dibutuhkan. ‘’Ini justru awal langkah kita untuk menjadi kota yang lebih baik lagi,’’ ujar pejabat asal Magetan tersebut.

Sehari sebelumnya, pemkot telah terlebih dahulu mendapat penghargaan dalam Riset dan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2019. Khususnya pada kategori Rating Kesehatan (Smart Health) dan Rating Kesiapan Pemerintahan Digital (Digital Government Readiness). Sejumlah penghargaan itu diberikan Steering Committee RKCI 2019 Prof Suhono Harso Supangkat kepada Wali Kota Maidi. ‘’Kita patut bersyukur. Meski baru bergabung, tapi sudah menuai banyak penghargaan,’’ ucap Maidi.

Dia berharap capaian itu bisa menjadi pelecut seluruh stakeholder di Kota Madiun untuk mewujudkan program Smart City. ‘’Kota Madiun harus mengejar kota-kota lainnya yang telah meraih Smart City lebih dulu,’’ tuturnya.

Seperti diketahui, RKCI merupakan kegiatan rutin dua tahunan. Pada acara tersebut disampaikan clustering kota-kota beserta masukan untuk peningkatan kinerja kota dalam menuju pengembangan kota cerdas. Di dalamnya juga dilakukan pemberian penghargaan untuk rating kota cerdas Indonesia. (diskominfo/her/c1/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close