Stan Lapas Ngawi Curi Perhatian Pengunjung di PWUI 2019

21
GAYENG: Kalangan Forkopimda Ngawi saat menyambangi stan pameran Lapas Ngawi di PWUI.

NGAWI – Menghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) bukan berarti membelenggu kreativitas. Itu dibuktikan sejumlah warga binaan Lapas Ngawi. Mereka mampu menghasilkan berbagai barang kerajinan mulai lukisan kaca, handcraft kayu, bantal, sampai furnitur.

Berbagai barang kerajinan itu pun menarik perhatian pengunjung stan Lapas Ngawi di pameran wisata, produk unggulan, dan investasi (PWUI) yang digelar di Alun-Alun Merdeka pada 19-21 Juli. ‘’Terima kasih untuk pemkab yang telah memberi wadah untuk memamerkan karya warga binaan lapas,’’ kata Kepala Keamanan Lapas Klas IIB Ngawi Irphan Dwi Sandjojo Minggu (21/7).

Irphan mengatakan, tercatat 40 warga binaan yang aktif berkarya di bengkel kerja  Lapas Ngawi. Pun, melalui pameran tersebut diharapkan masyarakat mengerti bahwa di lapas juga terdapat upaya pembinaan. ‘’Di samping untuk promosi, karya-karya yang bisa ditampilkan ke masyarakat akan menambah semangat warga binaan untuk terus berkarya di bengkel kerja lapas,’’ paparnya sembari menyebut tahun lalu Lapas Ngawi juga mengikuti pameran serupa.

Bengkel kerja Lapas Ngawi merupakan tempat bagi para napi yang memiliki keterampilan perihal kerajinan. Pihak lapas juga tidak mengesampingkan potensi warga binaan yang memiliki bakat dalam bermusik. Lewat MarCell Band, lima napi mendapat fasilitas membentuk sebuah grup musik. ‘’Dalam pameran ini, Marcell Band mendapat kesempatan tampil sebagai pembuka,’’ pungkasnya. (den/isd/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here