Sosialisasikan Bahaya Peredaran Rokok Ilegal

378
BERI PEMAHAMAN: David didampingi Kabag Administrasi Perekonomian Setda Ngawi Aris Dewanto saat memberikan sosialisasi tentang bea cukai di Kecamatan Sine Selasa (10/9).

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Ngawi mendapat perhatian khusus dari Kantor Bea Cukai Madiun. Sebagai bentuk upaya pencegahan, Selasa (10/9) mereka menggelar sosialisasi di Kecamatan Sine terkait ketentuan bidang cukai dengan difasilitasi oleh pemkab.

Humas Kantor Bea Cukai Madiun David Ichtiano mengatakan, Kecamatan Sine selama ini masuk zona merah peredaran rokok ilegal. Hal itu dibuktikan dari hasil pengungkapan yang telah dilakukan pihaknya selama beberapa tahun terakhir. ‘’Sine termasuk wilayah yang jadi perhatian khusus dari kantor kami,’’ katanya.

Karena itu, melalui sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat menjadi paham pentingnya fungsi cukai terhadap pembangunan negara. Masyarakat juga dapat mengenali mana produk rokok yang legal dan mana yang bodong. ‘’Jika masyarakat menemukan rokok ilegal dengan ciri-ciri yang sudah kami jelaskan, segera saja melaporkanya ke kami,’’ tegas David.

Dia menjelaskan, pelaku peredaran rokok ilegal tanpa dilengkapi cukai bisa dikenai sanksi pidana. Ketentuan itu diatur dalam UU 11/2005 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan UU 39/2017. Di mana semua orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai bisa dipidana dan didenda. ‘’Semua bisa kena sanksi hukum. Mulai pengusahanya, distributornya, hingga pengecer sekalipun,’’ terangnya.

Menurut David, sosialisasi sebagai bahan pengingat agar masyarakat yang selama ini menerima atau ikut menjajakan rokok ilegal tidak lagi mengulangi perbuatan tersebut. Sebab, bisa terancam dipenjara, di samping barang yang dijual turut disita. Dalam sosialisasi tersebut juga menghadirkan pihak Kejari dan Polres Ngawi. ‘’Semoga ke depan masyarakat mau berpartisipasi aktif untuk memberantas peredaran rokok ilegal,’’ ucapnya.

Kabag Administrasi Perekonomian Setda Ngawi Aris Dewanto menerangkan, kegiatan sosialisasi di bidang cukai itu merupakan salah satu bentuk penyaluran manfaat dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Selain di Kecamatan Sine, sosialisasi serupa juga akan diselenggarakan di Ngrambe, Jogorogo, Karanganyar, dan Kendal. ‘’Semoga ke depan peredaran rokok ilegal di Ngawi dapat ditekan,’’ harapnya. (tif/c1/her/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here