Sopir Ngantuk, Ertiga Tabrak Tiang Telepon

234

PACITAN – Semestinya, pulang liburan membawa rasa gembira dan bahagia. Namun tidak bagi Sukma Putri, 14, dan adiknya Choiru Nisa, 10. Keduanya malah didera trauma. Itu setelah kendaraan yang mereka tumpangi bersama kedua orang tuanya celaka di jalur Pacitan-Solo.

Mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan ayahnya Tri Haksara menabrak tiang telepon di tepi jalan Dusun Kebon, Desa/Kecamatan Punung, Pacitan. ‘’Diduga sopir kurang konsentrasi dan mengantuk,’’ kata Kapolsek Punung AKP Basuki Santoso kemarin (26/12).

Basuki mengungkapkan, kejadian berawal saat mobil melaju cukup kencang dari arah Solo menuju Pacitan sekitar pukul 19.45, Selasa (25/12). Sampai di lokasi kejadian, mobil bernopol AE 1742 XB itu oleng dan kian menepi. Lantas menabrak tiang telepon di sisi kiri jalan. Karena kerasnya benturan, mobil terpental hingga berbalik arah. ‘’Tak ada korban jiwa, pengemudi dan penumpang (empat orang) selamat,’’ ujarnya.

Menurut dia, saat kejadian kondisi jalur cukup terang dan kering. Berdasarkan keterangan penumpangnya, pengemudi kelelahan setelah menyetir dari Jogjakarta untuk berlibur. Meski begitu, warga Lingkungan Barehan, Sidoharjo, Pacitan, itu memutuskan untuk terus melanjutkan perjalanan lantaran sudah cukup dekat. ‘’Di lokasi, jalannya memang menikung, jadi mungkin kebablasan,’’ tuturnya.

Setelah dibantu warga setempat keluar dari mobil, keempat penumpang langsung kembali ke rumah menggunakan kendaraan lain. Sementara, hingga Rabu pagi (26/12) mobil abu-abu itu masih dibiarkan terperosok di kebun. Bagian depan bodi mobil rusak. ‘’Rencananya akan diderek, kami masih menunggu mobil dereknya,’’ terangnya di lokasi kejadian.

Kapolsek mengimbau para pengguna lalu lintas, khususnya di jalur nasional tersebut, lebih berhati-hati. Pasalnya, jalur Pacitan-Solo itu kerap tejadi laka lantas dan termasuk black spot. Jalan yang mulus serta lebar menggoda para pengendara memacu kendaraan mereka. Pun banyak tikungan. ‘’Kalau memang kelelahan sebaiknya istirahat dulu, jangan memaksakan diri untuk sampai tempat tujuan,’’ imbaunya.

Alen Rahmat Widiyanto, salah seorang warga setempat, mendengar suara keras dari benturan mobil dengan tiang telepon saat kejadian. Bahkan, tiang besi itu rusak dan ambruk. Sementara, saat dievakuasi dari mobil, keempat penumpang dalam keadaan sadar. ‘’Di sini memang lumayan rawan kecelakaan,’’ sebutnya. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here