Ngawi

Solusi bagi Petani yang Belum Punya Kartu Tani

Beli Pupuk Cara Manual

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Wakil rakyat terus mendesak pemkab agar memberikan perhatian serius terhadap problem kartu tani. Apalagi, sekitar 114 ribu petani terancam tidak memiliki kesempatan membeli pupuk bersubsidi lantaran belum memiliki kartu tersebut. ‘’Informasi terakhir yang kami terima, dijanjikan 25 September ini sudah klir,’’ kata Ketua Komisi II DPRD Ngawi Siswanto Minggu (13/9).

Siswanto mengungkapkan, dari total 114.598 petani di Ngawi yang berhak mendapatkan, baru sekitar seribu yang sudah memiliki kartu tani. Itu pun realisasinya hanya 600-an lantaran sisanya dinyatakan datanya tidak sinkron dan perlu divalidasi ulang. ‘’Kami sudah berusaha mencari tahu alasannya. Ternyata banyak ditemukan data ganda, satu petani punya banyak lahan, dan sebagainya,’’ bebernya.

Meski demikian, menurut Siswanto, hal tersebut seharusnya tidak dijadikan alasan. Karena, jika terlambat, petani yang dirugikan lantaran tidak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi. Padahal, saat ini sudah waktunya proses pemupukan tanaman. ‘’Kabar baiknya, hasil koordinasi dinas pertanian ke provinsi beberapa hari lalu disepakati kebutuhan kartu tani sebanyak itu akan dipenuhi paling lambat 25 September ini,’’ ungkapnya.

Siswanto menambahkan, hasil koordinasi yang dihadiri pihak salah satu direktorat jenderal (dirjen) Kementerian Pertanian itu memberikan kesempatan bagi petani yang belum punya kartu tani untuk membeli pupuk subsidi dengan cara lama. ‘’Pakai cara manual, dengan mengisi formulir yang nanti disediakan dinas pertanian sambil menunggu kartu taninya jadi,’’ jelas Siswanto.

Kartu tani merupakan program pemerintah pusat. Salah satu fungsinya adalah sebagai sarana pengambilan pupuk bersubisdi. Selain itu, sebagai kontrol agar penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close