Soal Situs Watu Wayang, Pemkab Lobi BPCB Trowulan

19

PONOROGO – Dinas Pariwisata (Dispar) Ponorogo melobi Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Mojokerto. Organisasi perangkat daerah (OPD) itu merespons niatan warga Desa/Kecamatan Jenangan menjadikan situs Watu Wayang di Dusun Pelemgurih setempat sebagai destinasi wisata. ‘’Kami akan koordinasi karena BPCB Trowulan yang berwenang terhadap pelestarian benda cagar budaya,’’ kata Kabid Kebudayaan Dispar Ponorogo Bambang Wibisono, Senin (15/4).

Bambang menyatakan, sesuai aturan main, setiap benda cagar budaya yang ditemukan harus diselamatkan. BPCB Trowulan bakal memindahkannya dari lokasi asal. Selanjutnya, benda bernilai historis itu menjadi milik negara. Akan tetapi, tidak sedikit temuan cagar budaya di sejumlah daerah yang disulap menjadi destinasi wisata. BPCB memperbolehkannya dengan catatan ada konsultasi terlebih dahulu dari daerah asal. ‘’Tujuannya mengetahui mana yang boleh dan tidak agar tidak mengganggu upaya pelestarian situs,’’ bebernya.

Sebelum ke BPCB Trowulan, dispar terlebih dulu berkomunikasi dengan Pemerintahan Desa (Pemdes) Jenangan. Koordinasi untuk mengetahui bentuk wisata yang ingin dibuat. Selain sebagai bahan masukan BPCB Trowulan, bukan tidak mungkin kelak dispar memfasilitasi bantuan sejumlah sarana dan prasarana (sarpras). ‘’Contohnya, jika desa ingin membangun cungkup supaya situs itu teduh. Perlu petunjuk BPCB supaya tidak merusak situs itu sendiri,’’ ujar Bambang

Sejatinya, Situs Watu Wayang sudah dilaporkan ke dispar empat tahun lalu. BPCB Trowulan juga sudah pernah meninjau lokasi. Lembaga itu meminta agar aset itu diamankan di Mojokerto. Namun, warga desa menolak karena beberapa alasan. ‘’Alasan itu diterima asalkan warga merawatnya,’’ ujarnya.

Hingga kini ada 60 temuan benda cagar budaya di Ponorogo sejak 2015. Sebagian besar disimpan di sebuah ruangan khusus di Kantor Kelurahan Kertosari, Babadan. Ruangan itu disulap sebagai ruang penyimpanan sementara untuk benda-benda cagar budaya. (naz/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here