Soal Proyek Saluran Air, Warga Jalan Joiranan Ajukan Syarat Ini

161

MADIUN – Aksi warga Jalan Joiranan, Mojorejo, Taman, berlanjut. Sekitar 17 warga RT 24 RW 06 menandatangani petisi atas pelaksanaan proyek saluran air di wilayah mereka. ‘’Kami mendukung pembangunan (saluran), tapi ada empat syarat yang kami ajukan,’’ kata Agus Wagito Yatim, wakil ketua RT setempat, kemarin (19/8).

Antara lain penutup saluran harus rata dengan jalan untuk mencegah  genangan air saat hujan. Sebab, penutup saluran lebih tinggi sekitar lima sentimeter dari aspal jalan. Pun penutup saluran harus dibuatkan lubang agar air dari jalan masuk ke selokan lancar. Warga juga menuntut penutup sesuai standar yang baik dan kuat. ‘’Sebelumnya tidak ada sosialisasi. Sebelum puasa aspal digali. Menunggu sebulan, setelah Lebaran baru dikerjakan lagi,’’ ungkapnya.

Dalam surat pernyataan tersebut warga mendesak pembangunan dikerjakan bertahap. Yakni, salah satu sisi jalan dulu. Namun faktanya, satu sisi saluran belum ditutup, sisi lainnya sudah dibongkar. ‘’Intinya sisi barat digali dan ditutup setiap 25 meter, beri ruang warga untuk melintas. Apalagi, warga kami banyak pedagang yang membawa rombong. Surat pernyataan sudah kami serahkan ke Pak Kunkun, pelaksana proyek,’’ jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Madiun Jariyanto berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan warga setempat. Senin besok (20/8) akan mengundang pelaksana dan pengawas proyek. Dia memohon warga untuk bersabar. ‘’Pemkot minta partisipasi warga, namanya juga pembangunan, bersabar dua atau tiga bulan lah,’’ tegasnya. (mg2/c1/sat)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here