Madiun

Soal Perawatan Lokomotif, Daop 7 Emoh Kecolongan

MADIUN – Tidak ingin kecolongan, daerah operasi (daop) 7 Madiun meningkatkan perawatan lokomotif untuk menunjang kesiapan angkutan Lebaran. Total ada sembilan lokomotif yang menjadi tanggung jawab dari daop VIII Madiun. ’’Sembilan ini bergantian masuk perawatanya, hanya kami maksimalkan biasanya tiga bulan jadi satu bulan memastikan lokomotif SO (Siap Operasi),’’ kata Wisnu Pramudyo, vice president PT KAI Daop 7 Madiun.

Wisnu mengatakan, dari 9 Lokomotif yang dimiliki Daop 7, 4 di antaranya sudah dilakukan perawatan dan saat ini sedang bertugas membawa kereta milik Daop 7. Dari kelima lokomotif yang belum perawatan, salah satunya hari ini Senin (20/5) dilakukan perawatan bulanan (P1) terhadap lokomotif dengan nomor seri CC 201 89 08. ’’Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan dan perawatan terhadap lokomotif CC 201 89 08, agar nanti saat bertugas tidak terjadi gangguan yang tidak diinginkan”, terangnya.

Dalam P1 ini, kata dia, petugas melakukan pemeriksaan/check komponen lokomotif secara menyeluruh, mulai dari rangka bawah, mesin diesel, generator, kompresor, radiator dan kipas radiator. Berikutnya sistem pengereman termasuk rem parkir/rem tangan, juga terhadap perangkat elektrik yang ada di dalamnya.

Beberapa jenis perawatan yang dilakukan terhadap lokomotif dengan penggerak elektrik seperti yang di miliki Daop 7 ini di antaranya perawatan bulanan (P1), perawatan 3 bulanan (P3), perawatan 6 bulanan (P6) serta perawatan tahunan (P12). Sedangkan untuk perawatan besar (overhaul) dilakukan setiap 2 tahun sekali di Balaiyasa Lokomotif yang ada di Jogjakarta. Setiap jenis perawatan memiliki perlakuan masing–masing, sesuai dengan check sheet yang di keluarkan oleh General Electric (GE) Amerika selaku pabrik lokomotif tersebut. ’’Kami jamin, sebelum masa angkutan Lebaran di mulai pada Minggu (26/5) nanti, semua lokomotif Daop 7 sudah selesai dilakukan perawatan,’’ pungkasnya. (dil/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close