Soal Penerangan, DPUPR Tak Senekat Peningkatan Jalan

110

MAGETAN – Urusan pemasangan lampu penerangan rupanya lebih sulit ketimbang memperbaiki jalan. Sekadar memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) dan LED, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan tak senekat mengupayakan peningkatan jalan.

Kendati pengadaan 140 tiang PJU telah dilakukan PT Aima Karya Berlian selaku pemenang lelang. Dengan pagu Rp 490 juta dari perubahan anggaran keuangan (PAK) 2018. ‘’Waktunya terlalu mepet jika dipasang sekarang,’’ kata Kabid PJU, Peralatan, dan Laboratorium DPUPR Magetan Elmy Kurniarto Widodo.

Perseroan dari Kota Pahlawan itu juga memenangkan tender suku cadang PJU yang dianggarkan Rp 490 juta dari PAK 2018. Sekaligus mem-back up program penerangan tahun depan. ‘’Tidak masalah dibeli dulu tahun ini, dipasang tahun depan,’’ ujarnya.

Sementara pengadaan lampu LED senilai Rp 1,8 miliar tidak dilelang. Melainkan e-purchasing. Sehingga pembelian 300 buah LED cukup melalui sistem katalog elektronik. Dalam prosesnya, Elmy membeli dua merek sekaligus agar bisa disandingkan tingkat ketahanannya. Sekaligus bahan evaluasi untuk proses pembelian di tahun berikutnya. ‘’Dalam satu ruas, kami pasang selang–seling. Dengan kondisi kabel yang sama, nanti bisa tahu kuat lampu yang merek apa,’’ terangnya.

Pengadaan sarana pelengkap jalan raya itu untuk melanjutkan pemasangan di ruas twin road sampai Desa Sugihwaras, Goranggareng–Lembeyan, Goranggareng–Bendo, Lembeyan–Parang, Glodok–Melati, dan ring road. ‘’Itu jika jumlahnya memungkinkan,’’ sebutnya.

Sedangkan sisa lampu yang sudah dibeli akan digunakan untuk mengganti lampu di wilayah perkotaan. Lantaran kebanyakan belum menggunakan lampu LED. Tiga tahun terakhir, nyala lampu yang masih kuning itu bakal tergantikan. ‘’Memang lebih mahal, tapi lebih awet. Juga, lebih hemat energi,’’ paparnya.

Sementara bekas lampu kuning di wilayah perkotaan yang masih berfungsi bakal digeser ke daerah pegunungan. Terutama di ruas-ruas jalan yang kerap diselimuti kabut tebal. Ini sekaligus meminimalkan kecelakaan. ‘’Eman–eman jika tidak digunakan kalau masih berfungsi,’’ pungkasnya. (bel/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here