Terkait Pemeliharaan Berat Radar dan Pesawat TNI-AU, Depohar 80 Kurangi Beban Skatek

26
TEKEN: KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna meresmikan satuan baru untuk meng-cover pemeliharaan dan perbaikan tingkat berat pesawat tempur TNI-AU.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Beban kerja Skadron Teknik Lanud Iswahjudi berkurang. Menyusul diresmikannya depo pemeliharaan (depohar) 80 kemarin oleh KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna Rabu (31/7). Apalagi, pada tahun ini terdapat penambahan pemeliharaan alutsista berupa radar dan 125 jenis pesawat. ‘’Khusus untuk pemeliharaan dan perbaikan  tingkat berat,’’ kata Yuyu.

Dia menyebut, personel sudah disiapkan untuk menjalankan tupoksi tersebut. Bahkan, perkembangannya juga sudah disesuaikan dengan prosedur. Karena tugas depohar 80 nantinya tidak menangani pemeliharaan di Lanud Iswahjudi, tetapi seluruh Indonesia. ‘’Semua perbaikan tingkat berat akan dilakukan di Maospati. Jadi, mesinnya saja nanti yang dibawa ke sini,’’ ujar Yuyu.

Lulusan AAU tahun 1986 itu menyebut bahwa pembentukan depohar 80 dan beberapa sathar memiliki nilai efisiensi serta efektivitas dalam program pemeliharaan alutsista pesawat tempur. Selain itu, fasilitas pendukung penerbangan lainnya dalam rangka mendukung tugas operasi dan latihan TNI-AU. ‘’Karena merawat lebih sulit ketimbang membeli,’’ ucap Yuyu.

Seiring dengan penambahan jumlah pesawat tempur F-16 dan penambahan tipe pesawat tempur lain serta penggantian pesawat F-5, kata dia, maka kemampuan Koharmatau harus dikembangkan lagi. Terutama dalam bidang pemeliharaan mesin pesawat tempur yang saat ini dilaksanakan secara terbatas oleh Skatek 42, Skatek 44, Skatek 45, dan depohar 30.

Oleh karena itu, lanjut Yuyu, pembentukan depohar 80 diharapkan dapat melaksanakan pemeliharaan tingkat berat engine pesawat tempur. ’’Juga pemeliharaan komponen dan alat uji serta fabrikasi,’’ imbuhnya.

Pun, terkait proyek Falcon Star eMLU antara TNI-AU dengan US Government (FMS) dan Lockheed Martin Aero (DCS) tentang upgrade pada 10 pesawat F-16 A/B masih tetap akan dikerjakan di Skatek 42. Sebab, depohar 80 hanya terfokus pada engine. Sementara untuk Falcon Star terfokus pada sistem avionic. ‘’Beberapa sudah uji terbang. Ya tetap dilanjutkan sampai selesai semuanya,’’ pungkas Yuyu. (fat/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here