Pacitan

Soal Pembangunan Tugu APPN, DPU Jatim Tunggu DED Pemkab

PACITAN – Rencana pembangunan Tugu Anugerah Parasamya Purnakarya Nugraha (APPN) di perempatan Penceng bukan urusan Pemkab Pacitan semata. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur pun terlibat.

Sebab, jalan bakal lokasi tugu yang akan dilebarkan adalah jalan provinsi. ‘’Dalam rencana pembangunan tugu di perempatan Penceng itu kami punya tugas melebarkan Jalan Basuki Rahmat,’’ kata Kasi Jalan dan Jembatan UPT Balai Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (BPJ) Jatim Budi Hari Santoso.

Rencana pembangunan tugu senilai Rp 500 juta itu memang bakal diikuti penataan kawasan di sekitarnya. Termasuk pelebaran Jalan Basuki Rahmat yang merupakan kewenangan pemprov. Namun, pelebaran jalan sekadar menutup saluran air terbuka di sisi barat jalan. Nantinya, di atasnya dijadikan badan jalan.

Meski begitu, jika rencana tersebut diwujudkan, pihaknya meminta Pemkab Pacitan segara melakukan pemindahan Pos Polisi 9.0 Penceng. Pasalnya pos tersebut lebih dulu ada di atas sebagian saluran air itu. ‘’Kami tunggu koordinasi pemkab terkait pemindahan Pos Penceng,’’ imbuhnya.

Pihaknya tidak ingin salah langkah menyikapi rencana pembangunan tugu APPN. Pihaknya perlu menyusun desain pelebaran dan penataan Jalan Basuki Rahmat. Untuk itu, pihaknya menunggu detail engineering design (DED) tugu dari Pemkab Pacitan. ‘’Kami juga butuh desain untuk diajukan ke dinas,’’ jelasnya.

Terpisah, Kapolres Pacitan AKBP Sugandi, belum berkomentar banyak terkait rencana pemindahan Pos 9.0 Penceng. Alasannya, belum mendapatkan laporan terbaru saat rapat Jumat lalu. Menurut dia, lokasi Pos 9.0 saat ini representatif. Strategis untuk melakukan pengawasan. ‘’Kalau Pos Penceng harus dipindah, akan kami diskusikan kembali dengan anggota dan Pemkab Pacitan,’’ tegasnya. (odi/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close