Madiun

Soal Kasus Jebakan Tikus, Polisi Koordinasi Muspika-Disperta

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Sudjarwo, 58, kehilangan nyawa diduga akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya. Polisi mengambil langkah tegas menyikapi kematian warga Desa Kedungrejo, Balerejo, Kabupaten Madiun, itu. ‘’Besok (hari ini, Red) kami akan berkoordinasi dengan camat dan kades (kepala desa) membahas hal itu,’’ kata Kapolsek Balerejo Iptu Sukariyanto Minggu (20/9).

Sukariyanto mengatakan, petani tidak ingin gagal panen karena serangan tikus. Namun, penggunaan jebakan listrik sangat berbahaya. Mengancam nyawa orang lain dan diri sendiri. Padahal, imbauan terus diberikan. ‘’Kami akan berkoordinasi dengan dinas pertanian (disperta),’’ ujarnya.

Peristiwa meninggalnya Sudjarwo terjadi Jumat (18/9). Kepada keluarga, korban awalnya pamit pergi memancing. Namun, hingga petang tidak kunjung pulang. Salah seorang anggota keluarga lantas mencari keberadaannya. Sepeda ontel korban ditemukan di pinggir sawah.

Tidak jauh dari lokasi itu, Sudjarwo ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Kulit sekujur tubuhnya terkelupas. Wajahnya menghitam dan terdapat luka terbakar di jari tangan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan mengamankan barang bukti. ‘’Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah,’’ ucap kapolsek. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close