Soal CPPK, Bupati Surati Kemen PAN-RB

85

PACITAN – Tahap pertama seleksi penerimaan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) menyisakan lara. Sebab, diperkirakan banyak peserta yang gugur dalam ujian Sabtu lalu (23/2). Namun, belum diketahui jumlah pastinya.  ‘’Pengumuman resminya menunggu dari BKN (Badan Kepegawaian Negara, Red),’’ kata Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pacitan Sakundoko kemarin (27/2).

Informasi yang beredar, peserta yang tidak lolos mencapai 25 persen. Atau diperkirakan sekitar 63 peserta. Sedangkan peserta ujian CPPPK 253 orang. Terdiri 199 peserta dari tenaga guru dan 54 tenaga penyuluh pertanian. Sedangkan lowongan yang disediakan sebelumnya 308 formasi.

Banyaknya peserta yang gagal tersebut membuat Bupati Pacitan Indartato waswas. Sehingga Sakundoko pun diutus ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) untuk memperjuangkan nasib peserta ujian CPPPK yang gagal lolos passing grade tersebut. ‘’Saya diminta menyampaikan surat dari Pak Bupati,’’ ujarnya.

Dalam surat bernomor 800/383/408.54/2019 itu, Bupati Indartato meminta seluruh peserta ujian CPPPK Pacitan diluluskan. Baik melalui penurunan passing grade maupun dengan kebijakan lain. Pertimbangannya, Pemkab Pacitan kekurangan aparatur sipil negara (ASN). ‘’Harapannya semua peserta CPPPK bisa lolos,’’ tuturnya.

Surat tersebut disampaikan langsung, Rabu (27/2). Namun, hingga kemarin Sakundoko belum mendapatkan jawaban. Sehingga masih menunggu kebijakan Kemen PAN-RB atau BKN. Harapannya, permintaan bupati tersebut dikabulkan. ‘’Semoga direspons baik dengan penurunan passing grade atau kebijakan,’’ ucapnya.

Informasinya, peserta seleksi penerimaan CPPPK yang tidak lolos passing grade secara nasional mencapai 30 persen. Sehingga, Kemen PAN-RB masih akan membicarakan dengan panitia seleksi nasional (panselnas) terkait kebijakan yang akan diambil. Koordinasi juga mengarah ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mengingat banyak peserta CPPPK dari kalangan guru tenaga honorer kategori dua. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here