SMPN 1 Pacitan Diserbu Pendaftar, Hari Pertama PPDB 2019 Langsung Lampaui Pagu

90
HARI PERTAMA: Para calon siswa dan orang tua mendatangi SMPN 1 Pacitan untuk mendaftar PPDB 2019 Senin (24/6)

PACITAN – SMPN 1 Pacitan (Spensapa) bisa bernafas lega. Sempat waswas sepi peminat seperti tahu lalu, ternyata pendaftaran peserta didik baru (PPDB) 2019 ini malah membeludak. Lebih dari 300 nomor antrean ludes. Sebelumnya sekolah memprediksi pendaftar hari pertama tak lebih dari setengahnya. ‘’Sempat kami tambah nomor pendaftaran,’’ kata Edi Santoso, ketua II PPDB SMPN 1 Pacitan, Senin (24/6).

Menurut Edi, kondisi tersebut lantaran wali murid sudah lebih paham dengan PPDB sistem zonasi kali ini. Berbeda dengan tahun pertama lalu. Kali ini calon siswa lebih berani mengambil kesempatan untuk mendaftar di sekolah favorit tersebut. Terlepas dari gosip nilai ujian nasional (NUN) minimal yang dipatok sekolah sebelumnya. ‘’Tahun lalu mungkin banyak siswa dan orang tua takut mendaftar dan memilih cari aman,’’ duganya.

Pada PPDB 2018 lalu, jumlah pedaftar di Spensapa minim. Bahkan dari waktu reguler yang disediakan, pagunya kurang dua siswa. Sehingga, jadwal PPDB ditambah sehari usai jam reguler. Sedangkan tahun ini, pada hari pertama mencapai 300 lebih pendaftar. ‘’Pendaftaran kami tutup sampai jam satu siang. Namun masih banyak yang mengisi berkas pada waktu terakhir,’’ ujarnya.

Edi menambahkan, meski telah memenuhi kuota, proses PPDB bakal terus dilanjutkan hingga 27 Juni mendatang. Sesuai peraturan, siswa yang tergeser dapat mengambil berkas di sekretariat PPDN setempat. SMPN 1 Pacitan menyediakan 288 bangku untuk tahun pelajaran 2019/2020.

Namun jumlah tersebut masih dikurangi dua jalur lainnya. Yakni prestasi dan perpindahan orang tua. Edi memperkirakan pagu yang tersedia melalui jalur zonasi reguler berkisar 260 bangku. ‘’Kami tidak menghalangi siswa bila ingin mencabut berkas, termasuk siswa dengan nilai tinggi pun boleh mencabut bila tak cocok,’’ ungkap Edi.

Hingga PPDB hari pertama ditutup, Edi belum dapat mengungkap nominasi pendaftar. Pihaknya tengah merekap hasil pendaftaran masing-masing peserta. Para calon murid dapat melihat di website sekolah yang telah disiapkan. ‘’Saat mendaftar kami telah berikan URL (alamat website) yang dapat diakses siswa untuk melihat hasil rekapitulasi,’’ paparnya.

Sementara itu, hingga pukul 18.00 kemarin, proses verifikasi sementara usai dilakukan pihak sekolah. Dalam website tersebut terpampang nama siswa serta nilai ujian sekolah berstandar nasional (USBN) masing-masing. Tertinggi, siswa dengan nilai 289,7. Sedangkan terendah untuk kursi ke-260 yakni 219,0. (gen/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here