AdvertorialMagetan

SMK Yosonegoro Buka Teaching Factory Otomotif

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – SMK Yosonegoro memastikan diri siap menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. Salah satunya dengan membentuk program teaching factory otomotif. Kegiatan itu bekerja sama dengan Auto 2000 Madiun.

Para peserta didik langsung mendapatkan pelatihan produksi barang. Sehingga, lulusan SMK Yosonegoro nanti sudah siap ketika memasuki dunia kerja. ‘’Dengan adanya teaching factory otomotif ini, peserta didik sudah mengetahui standar operasi bekerja yang benar sesuai standar industri,’’ kata Direksi PT Toyota Astra Motor Darmawan Widjaja, Jumat lalu (9/8).

Selain teaching factory otomotif, juga dilakukan peresmian kompetensi keahlian baru, yakni desain kriya kulit dan imitasi. Kompetensi baru itu berawal dari inisiasi Bupati Suprawoto. Karena Magetan merupakan sentra industri kerajinan kulit yang sudah diakui kualitasnya oleh daerah lain. ‘’Diharapkan nanti lulusan dari jurusan desain kriya kulit dan imitasi ini bisa membuat desain yang lebih bagus dan modern sesuai perkembangan zaman,’’ ucap Plt Kepala SMK Yosonegoro Muh. Amien.

Untuk kompetensi baru itu, kata dia, sudah ada 30 siswa yang mempelajari. Bahkan, selama tiga tahun pembelajaran pertama semuanya gratis. Selain itu, disediakan tenaga pengajar profesional di bidang kerajinan kulit. ‘’Setelah lulus, para siswa bisa langsung terjun ke dunia industri kulit yang ada di Magetan atau membuka usaha sendiri. Karena peluang kerjanya sangat terbuka lebar,’’ kata Amien. (ebo/bel/c1/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close