Ngawi

Situs Candi Setupu, Banyu Biru Merana

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sebuah situs purbakala ditemukan di Dusun Kuncen, Desa Banyu Biru, Widodaren, pada 2015 lalu. Namun, hingga kini kondisinya merana. Puluhan bagian bangunan berbahan bebatuan dibiarkan berserakan dan ditumbuhi lumut.

Penduduk sekitar menyebut kompleks situs tersebut sebagai Candi Setupu. Awalnya, warga menemukan beberapa batu besar. Setelah digali, ditemukan sebuah arca dan beberapa batu besar lainnya. ‘’Setelah ada temuan itu dan diketahui oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa timur, warga diminta tidak melanjutkan penggalian,’’ kata Subroto, juru kunci Candi Setupu, Senin (22/6).

Hasil penelitian tim kepurbakalaan, kata dia, situs tersebut berdiri 700-800 Masehi. Bangunan candi terkubur akibat erupsi Gunung Lawu. ‘’Awalnya hanya ada semacam batu bata. Setelah dilakukan penggalian, ditemukan sebuah arca. Orang sini menyebutnya karesian,’’ ungkapnya.

Pemerhati benda-benda bersejarah Risang Triatmaja mengatakan, dari struktur bebatuan yang ada, situs tersebut diduga ada keterkaitan dengan Kerajaan Majapahit. ‘’Seharusnya pemerintah segera melakukan ekskavasi agar tidak rusak dan dicuri,’’ tuturnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close