Siswi SMAN 3 Taruna Angkasa Berjaya di Hongkong

403
MONCER: Sadiyana Yaqutna Naqiya meraih juara II HKIMO.

Julukan ahli ilmu hitung pantas disematkan kepada Sadiyana Yaqutna Naqiya. Tidak terhitung kompetisi matematika yang berhasil dimenangi siswi SMAN 3 Taruna Angkasa itu. Teranyar, dia meraih medali perak kejuaraan di Hongkong.

===============

NUR WACHID, Madiun, Jawa Pos Radar Madiun

GURAT kebahagiaan masih tergambar jelas di wajah Sadiyana Yaqutna Naqiya. Maklum, pelajar SMAN 3 Taruna Angkasa itu baru saja mencatat prestasi dunia. Pada final Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO) 30 Agustus—2 September lalu, Sadiyana berhasil meraih medali perak.

Butuh perjuangan panjang bagi Sadiyana sebelum bisa menjejak partai final ajang tersebut. Pada babak penyisihkan di Tulungagung Mei lalu, dara kelahiran 2002 itu harus bersaing dengan ratusan peserta. Raihan medali perunggu kala itu sudah cukup baginya mewakili Indonesia di ajang serupa tingkat internasional.

‘’Menyisihkan waktu karena saya tinggalnya di asrama. Harus pandai-pandai mengatur kapan belajar untuk materi sekolah, kapan belajar untuk persiapan kejuaraan itu,’’ kata Sadiyana.

Di sela kesibukannya, dia menyisihkan waktu rata-rata dua jam untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan itu. Bahkan, ketika liburan dan pulang kampung, dia belajar hingga delapan jam sehari. ‘’Kalau tidak dipelajari lagi bisa hilang. Makanya harus digenjot terus,’’ ujar siswi kelas XI ini.

Sadiyana sengaja memilih mempelajari materi soal berbahasa Inggris. Baginya, materi menggunakan bahasa Inggris justru sulit dipahami. Maksud yang terkandung dalam soal berbeda arti dengan apa yang ditanyakan. Karena itu, selain menguasai berbagai teori matematika, Sadiyana juga harus mempelajari bahasa Inggris. ‘’Suka matematika sejak kecil,’’ sambung putri pasangan Miftahuddin-Chusnul Chotimah itu.

Kemampuan gadis asal Tulunggangung itu di bidang matematika sudah terlihat sejak duduk di bangku kelas I SD. Tidak salah jika orang tuanya mendaftarkan les sempoa. Kemampuannya semakin terasah usai mengikuti seleksi olimpiade matematika di daerahnya. Sejak itu, dia semakin keranjingan mempelajari berbagai teori ilmu hitung. ‘’Kelas VI SD vakum dulu persiapan ujian,’’ tuturnya.

Berkat ketekunannya, berbagai penghargaan tingkat internasional diraih. Mulai dua medali perak ajang Singapore and Asian Schools Math Olympiad (SASMO) 2016. Juga meraih juara II Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC) 2016 dan 2017 serta medali perunggu Southeast Asian Mathematical Olympiad (SEAMO) 2018.

Saat ini Sadiyana tengah mempersiapkan diri menghadapi ajang Thailand International Math Olympics (TIMO) Oktober mendatang. ‘’Targetnya emas, semoga, amin. Terima kasih kepada keluarga, sekolah, guru, teman, dan sahabat telah memberikan dukungannya selama ini,’’ ucapnya. *** (isd/c1/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here