Sistem PPDB SD/SMP Tahun Ini: Zonasi, Prestasi, Mutasi

271

PONOROGO – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini menggunakan tiga cara. Di antaranya jalur zonasi, prestasi, dan mutasi. Ketiga jalur memiliki proporsi masing-masing yang telah diatur pemerintah pusat.

Kadindik Ponorogo Tutut Erliana membeberkan prosentase ketiga jalur telah ditetapkan pusat. Porsinya; zonasi (90 persen), prestasi (5 persen), dan mutasi kerja orang tua (5 persen). Aturan itu berlaku untuk jenjang SD dan SMP. Sementara SMA sederajat menjadi kewenangan Cabang Dinas Pedindidikan Jawa Timur Wilayah Ponorogo. ‘’Seluruhnya sudah diatur dalam peraturan menteri,’’ tegasnya.

Perbedaan PPDB tahun ini dibanding tahun lalu terletak pada seleksi nilai ujian. Tahun lalu, tambahan jalur seleksi nilai ujian dapat diterapkan jika sistem zonasi tidak memenuhi 90 persen. Sementara tambahan seleksi nilai ujian tidak diberlakukan pada PPDB tahun ini. ‘’Aturan ini juga sudah diatur pusat,’’ lanjutnya.

Tutut menjelaskan sistem zonasi membatasi sekolah dalam PPDB. Sekolah hanya dapat menerima siswa yang jarak rumah ke titik lembaga maksimal lima kilometer. Atau, dalam satu kecamatan. ‘’Dari titik lembaga ke rumah siswa maksimal radiusnya maksimal demikian,’’ ungkapnya.

Namun hal itu tidak berlaku bagi warga yang baru pindah domisili dan mendaftar di sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya yang baru. Aturannya, warga yang pindah domisili minimal enam bulan baru dapat ikut dalam jalur zonasi. Pun menunjukan bukti kartu keluarga. ‘’Jadi akan ketahuan, minimal enam bulan. Kurang dari itu bisa mendaftar ke sekolah yang dekat dengan tempat tinggal lama,’’ sambungnya.

Jika ada kecurangan, pihaknya bakal memberikan sanksi tegas bagi sekolah. Sebab, aturan itu sudah jelas dan tertuang dalam peraturan yang diterbitkan kementerian pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud). Sanksi tegas juga diberlakukan bagi yang berani memalsu dokumen persyaratan. ‘’Tentunya sekolah selektif untuk prioritas persyaratan detail seperti ini,’’ tuturnya.

Sementara untuk jalur mutasi, hanya diperuntukan bagi siswa yang orang tuanya dipindahtugaskan dari luar daerah maupun sebaliknya. Syaratnya cukup mencantumkan surat keputusan (SK) mutasi. ‘’Misalnya pindah tugas dari Kabupaten A ke Kabutan B,’’ ujarnya.

Diperkirakan PPDB dimulai bulan Mei mendatang. Jadwal tersebut juga telah diatur dalam ketentuan teknis dari pusat. Pihaknya berharap ketiga jalur tersebut dapat diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam beberapa hari ke depan, pihaknya bakal melakukan sosialisasi ke sekolah. ‘’Semoga tidak ada permasalahan dan berjalan dengan lancar,’’ ucapnya. (mg7/fin) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here