Simulasi Coblosan: Penyandang Disabilitas Tidak Lagi Waswas

31

PACITAN – Berbekal undangan, satu per satu pemilih mendatangi panitia pemungutan suara (PPS). Berjejer rapi, mereka antre untuk menggunakan hak pilihnya. Di antara antrean terselip salah seorang pemilih yang menggamit tongkat. Petugas di tempat pemungutan suara (TPS) pun mendahulukannya. ‘’Warga berkebutuhan khusus boleh dibantu saat coblosan, termasuk didampingi jika perlu,’’ kata Sulis Setyorini, komisioner Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pacitan, di sela simulasi coblosan Pemilu 2019 kemarin.

Kamid, warga Tegalombo tersebut, baru kali pertama ikut simulasi coblosan dan pesta demokrasi lima tahunan. Meski telah puluhan tahun memiliki hak suara, namun dia enggan datang ke TPS. Alasan keterbatasan fisik membuatnya waswas kesulitan saat coblosan. ‘’Ternyata sampai di sini malah dibantu,’’ ujar pria disabilitas ini.

Kamid datang jauh-jauh dari Tegalombo ke Pacitan lantaran penasaran dengan simulasi coblosan. Dia sempat pesimistis dapat membuka kartu suara yang dilipat. Saat mendapat surat suara dari petugas, kedua tangannya kesulitan digerakkan untuk membukanya. Sehingga harus dibantu petugas TPS untuk mengecek surat suara. ‘’Kalau coblosnya bisa, tapi buka kertas dan melipat kembali surat suara gak bisa,’’ ungkapnya.

Pria yang kehilangan tangan 2006 lalu itu senang dapat mengikuti simulasi tersebut. Dia pun optimistis dapat mengikuti proses coblosan 17 April mendatang. Meski, bakal minta bantuan sanak saudara untuk membuka kertas suara. Dia berharap sosialisasi kepada disabilitas dapat digenjot, terlebih dia kehilangan hak pilih beberapa kali pemilu. ‘’Dulu ada rasa takut  saat mau berangkat ke TPS,’’ terang Kamid.

Rosidin, penyandang disabilitas lainnya, juga baru kali ini ikut simulasi coblosan. Waswas kesulitan kerap menghantuinya saat hendak menggunakan hak pilih. Sehingga, warga Pacitan ini enggan ke TPS dan golput. ‘’Kalau tahu ada yang bantu tentu rugi karena gak gunakan hak pilih dulu,’’ sesalnya. (gen/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here