Siap-Siap Pakai Sistem Tilang Elektronik

284

MADIUN – Naga-naganya, electronic traffic law enforcement (ETLE) atau sistem tilang elektronik di Kota Karismatik bakal dijalankan. Penerapannya sesuai instruksi Polda Jatim. Sejauh ini, baru kota-kota besar yang menggunakan sistem tersebut. Seperti Surabaya dan Kota Malang. ’’ETLE akan memanfaatkan rekaman CCTV, kalau sudah siap kami sosialisasikan,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Affan Priyo Wicaksono.

Dia menjelaskan, jika ada pelanggaran maka pelanggar tersebut akan disorot pelat nomor kendaraannya. Berikutnya, petugas mencatat alamat pelanggar. ’’Setelah itu bukti tilang tersebut dikirim ke rumahnya,’’ ujarnya.

Masih kata Affan, saat ini sudah ada 56 unit CCTV terpasang di 15 persimpangan. Nanti semua akan dikoneksikan dengan sistem yang dimiliki Polres Madiun  Kota. Dia berharap agar pengendara mematuhi peraturan lalu lintas. Sebab, akan dipantau 24 jam melalui CCTV. ’’Sistem itu tidak menerapkan anggota untuk menilang di lapangan. Sekaligus untuk menghindari pungli (pungutan liar, Red),’’ tuturnya.

Affan menambahkan, e-Tilang dan ETLE itu beda. Sistem administrasinya juga beda. Sebab, e-Tilang hanya menggunakan aplikasi di Android. ’’Jadi, yang biasanya nulis di surat tilang, berubah dimasukkan ke aplikasi itu,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Madiun Dwi Endah Rinawati mengamini rencana  tersebut. Menurutnya, dari 56 CCTV yang sudah terpasang di persimpangan Kota Madiun, baru tiga CCTV yang bisa dikontrol melalui Traffic Management Center (TMC) Dishub. ’’Baru tiga titik yang bisa kami kontrol dari TMC, persimpangan Tugu, Sriti, dan Plaza Lawu,’’ sebutnya.

Menurutnya, dishub saat ini masih kekurangan SDM untuk pengoperasian TMC. Sehingga pemantauan dan pengontrolan lalu lintas tidak bisa maksimal. (mgd/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here