MadiunSport

Setelah Voli dan Basket, Affan Kepincut Bersepeda

MADIUN – AKP Affan Priyo Wicaksono begitu menikmati olahraga barunya.  Atlet timnas voli di ajang SEA Games 2007 dan 2009 itu memang intens menggeluti dunia bersepeda. Meski baru, dia kerap ikut peloton gowes bersama sejumlah cyclist di Madiun Raya. Seperti bersama belasan cyclist ke Ponorogo, Jumat (3/8). ’’Ini baru bagi saya, tapi asyik. Komunitasnya juga banyak di Madiun,’’  kata pria yang menjabat kasatlantas Polres Madiun Kota itu.

Affan mengaku merasa nyaman menjadi cyclist. Sebelumnya fokus olahraga hanya pada voli. Affan bukan tergolong atlet biasa. Lulusan SMAN 1 Maospati itu banyak menorehkan prestasi. Bersama Surabaya Samator yang dibelanya selama delapan tahun (2003-2011) sebelum pindah ke Bank Sumsel, Affan berhasil menjuarai pentas tertinggi bola voli di tanah air, Proliga. Itu ditambah medali emas di PON bersama Jawa Timur.

Affan yang juga menjadi quick spike andalan Indonesia itu membela timnas di ajang SEA Games 2007 dan 2009. Cabor voli saat itu menyumbangkan medali emas. ’’Saya bangga saat itu (SEA Games 2007 dan 2009, Red) bersama tim meraih emas. Semuanya demi Indonesia. Semoga di ajang Asian Games tahun ini timnas voli putra-putri bisa merebut emas, amin,’’ harap Affan.

Kini, kasatlantas yang mulai bertugas di Madiun 23 April lalu itu masih aktif di cabor voli. Tapi,  tidak tergabung di tim profesional. Affan juga ingin menekuni dunia bersepeda. Sebab, bersepeda membuatnya semakin bahagia. Hal itu dirasakan Affan usai melahap rute-rute bersepedanya. Mulai dari Madiun–Kresek, Madiun–Grape, dan kemarin Madiun–Ponorogo. Pria kelahiran Balikpapan, 14 Maret 1985, itu pun tertantang ingin mencoba rute Madiun–Pacitan bersama Saturday Ride Fever (SRF) besok (5/8).’’Basic saya dulu voli dan basket, tapi ternyata bersepeda juga menyenangkan,’’ ungkapnya.

Selanjutnya, anak ketiga dari lima bersaudara ini bakal menggalakkan work to bike alias berangkat kerja dengan sepeda. Dia ingin mengampanyekan gerakan bersepeda di Madiun dengan menggandeng sejumlah komunitas yang aktif di Kota Madiun. Sebab, bersepeda selain memberikan sehat juga mengatasi persoalan yang sering terjadi di kota besar, yakni kemacetan.’’Ini saat yang tepat untuk memulainya, jangan menunggu sampai macet baru mengubahnya. Akan lebih sulit,’’ tuturnya.

Direktur Radar Madiun Aris Sudanang mengapresiasi cara yang dilakukan Affan. Pria yang juga cyclist Radar Madiun Cycling Club (RMCC) itu mengatakan, bersepeda bersama mengingatkan pengendara lain bahwa ada space bagi pesepeda. Menurut Aris, sudah saatnya pemerintah kota Madiun dan sekitarnya memikirkan space khusus untuk sepeda. Seiring dengan banyaknya komunitas bersepeda di Madiun yang makin menjamur. ’’Kalau ada space jalan khusus untuk sepeda, pasti akan lebih asyik,’’ pungkasnya.  (ian/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close