Setelah ”Diam-Diam” Dekati Partai Demokrat, Gagarin Juga Lirik NasDem?

425
BEREDAR: Gagarin bertemu SBY didampingi Sekretrais DPC Partai Demokrat Pacitan Ronny Wahyono.

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Manuver politik Gagarin jelang Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Pacitan 2020 berlanjut. Kabarnya, politikus Partai Golkar tidak hanya mendekati Partai Demokrat selaku pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 lalu. Tapi juga NasDem yang hanya meraih dua kursi di DPRD 2019-2024. ‘’Sempat ada komunikasi dengan Pak Gagarin,’’ kata Sekretaris DPD Partai NasDem Pacitan Eko Hadi Susilo Minggu (25/8).

Namun, komunikasi yang terjalin masih sebatas obrolan ringan. Pun tidak formal antartokoh atau partai. Meski begitu, pihaknya masih menunggu hasil kongres kedua dan peraturan organisasi (PO) Partai NasDem terkait pilkada. Kongres bakal digelar November. ‘’Berarti Desember kami mulai tahapan internal,’’ ujar Eko.

Pihaknya tetap akan membangun koalisi. Juga membuka kesempatan bagi calon di luar kader partai yang hendak macung di Pilkada Pacitan 2020 menggunakan partainya. Nanti akan diusulkan ke DPP. ‘’Kami tetap koalisi dan mengajukan calon. Tapi, melihat hasil survei dari DPP dulu,’’ tuturnya.

Ketua DPD Partai NasDem Pacitan Tugino pun menyebut masih menunggu PO yang biasa dikeluarkan setiap event besar untuk ditindaklanjuti pengurus daerah. Namun, bisa menggunakan PO lama jika yang terbaru tidak kunjung diterbitkan. ‘’Nanti menyesuaikan tahapan dari KPUD,’’ katanya.

Tahapan awal membuka pengumuman lewat media massa terkait pendaftaran bakal calon (balon). Selanjutnya bakal diseleksi. Hasil seleksi dibawa ke rapat pleno DPD. ‘’Hasil pleno dimintakan rekomendasi DPW dan diusulkan SK DPP,’’ bebernya.

NasDem, lanjut dia, terbuka bagi siapa pun yang ingin berkontestasi melalui partainya. Pengurus pun sudah diizinkan membangun komunikasi dengan tokoh yang punya gereget maju dalam Pilkada Pacitan 2020 walaupun tidak memberi garansi restu. Meski hanya mengantongi dua kursi, Tugino optimistis bisa jadi modal maju dalam pilkada. ‘’Seperti Pilkada Ponorogo 2015. NasDem cuma satu kursi, tapi bisa mengantar Ipong Muchlissoni jadi bupati Ponorogo,’’ tegasnya.

Apalagi, Ipong kini jadi pengurus Partai NasDem Jatim. Bahkan, jadi ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW NasDem Jatim. Partainya berkomitmen mengusung atau mendukung calon tanpa mahar. ‘’Sehingga, banyak balon yang melirik NasDem hampir di semua daerah penyelenggara pilkada,’’ klaimnya. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here