Server Lemot Hantui Simulasi UNBK

286

PONOROGO – Kelancaran server masih menjadi isu yang harus diatasi jelang ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tiga bulan lagi. Seiring munculnya gangguan server yang muncul saat simulasi UNBK SMA/SMK mulai Rabu (12/12) hingga Jumat kemarin (14/12). ‘’Sempat ada keterlambatan sinkronisasi di hari pertama. Server baru sinkron jam 20.00,’’ kata Kasi SMA/SMK Cabdindik Jatim Wilayah Ponorogo Eko Budi Santoso.

Simulasi pertama UNBK digelar dua tahap. Tahapan pertama dilaksanakan mulai Rabu hingga Jumat. Tahap kedua nanti rencananya digelar Jumat mendatang (21/12). Simulasi pertama digelar sampai dua tahapan demi mengantisipasi gangguan-gangguan teknis. Sehingga, dapat diatasi sebelum pelaksanaan UNBK yang jadwalnya dimajukan Maret mendatang. ‘’Untuk meminimalkan gangguan di lapangan,’’ ujarnya.

Ketakutan itu menjadi kenyataan. Simulasi yang digelar tiga hari kemarin memunculkan kendala lemotnya sinkronisasi server pada sesi terakhir mata pelajaran Bahasa Indonesia, Rabu lalu. Bahkan, keterlambatan itu berlangsung hingga lebih dari enam jam. Kendala tersebut, kata Eko, sebenarnya telah coba diminimalkan oleh Kemendikbud dengan meningkatkan kapasitas server UNBK di pusat. Faktanya, kendala teknis masih saja ditemui di lapangan. ‘’Simulasi digelar untuk mengetahui jika ada permasalahan-permasalahan seperti itu. Sehingga nanti dapat dipecahkan,’’ tuturnya.

Namun, Eko menampik adanya kendala lain yang muncul selama simulasi. Dia berharap gangguan teknis dapat terus diminimalkan sampai berlangsungnya pelaksanaan UNBK. ‘’Gangguan listrik juga tidak ada laporan. Itu yang kami khawatirkan karena cuaca saat ini tidak menentu,’’ sebut Eko.

Sebanyak 26 SMA dan 43 SMK bakal mengikuti UNBK tahun depan. Sebanyak sembilan sekolah menumpang. Meliputi satu SMA dan delapan SMK. Seluruhnya sekolah swasta. Mereka menumpang lantaran jumlah sarpras komputer yang dimiliki terbatas. ‘’Umumnya sekolah kecil, yang memang terbatas komputernya. Mereka bisa menumpang di sekolah yang komputernya banyak, atau di sekolah yang memiliki cukup waktu luang,’’ terangnya.

Sementara di SMAN 2 Ponorogo, sekitar 200 siswanya telah mengikuti simulasi tahap pertama UNBK. Kepala SMAN 2 Ponorogo Lilik Hermiwi mengatakan, simulasi yang dilaksanakan tiga hari kemarin berlangsung lancar. Tidak ada kendala berarti selain gangguan server pusat di hari pertama sebagaimana diutarakan Eko. ‘’Hanya ada sedikit kendala terkait penyesuaian jadwal yang berubah mendadak. Tapi, sekolah sudah bisa mengatasi,’’ ujarnya.

Menurut Lilik, simulasi penting bagi 286 siswa di sekolahnya yang bakal mengikuti UNBK. Sekalipun UNBK sudah lama tidak menjadi acuan satu-satunya kelulusan. Namun, semua siswa tetap berharap memperoleh nilai yang terbaik. ‘’Terutama untuk mempersiapkan psikologis siswa menghadapi UNBK,’’ imbuhnya. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here