Seribu Pendaki Rayakan Tahun Baru di Puncak Lawu

115

MAGETAN – Cuaca di Gunung Lawu sedang kurang bersahabat. Selain diselimuti kabut tebal, angin bertiup kencang disertai hujan dan petir. Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai mengimbau para pendaki ekstrawaspada. ’’Kami sudah tempatkan anggota di gerbang pendakian Cemoro Sewu,’’ kata Rifai yang memantau langsung ke Cemoro Sabtu, Sabtu (29/12).

Kapolres sudah meminta semua pendaki diberi imbauan. Sebab, keselamatan para pendaki diutamakan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan relawan di sejumlah pos di jalur pendakian. Agar cepat dan tanggap memberikan informasi kondisi terkini. Sebab, bersamaan momen tahun baru jumlah pendaki cukup banyak. ’’Terus dipantau, dan saya juga berpesan untuk menjaga kelestarian alam selama mendaki,’’ ujarnya.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra mengatakan, pihaknya terus meminta update para relawan. Di sisi lain, dia selalu mengirimkan data prakiraan cuaca yang dihimpun BMKG setempat setiap hari kepada semua tim gabungan di lapangan. ’’Itu untuk bekal informasi kepada semuda pendaki,’’ jelasnya.

Sesuai perkiraan, jumlah pendaki mencapai seribu orang. Setiap malam tahun baru, memang puncak Lawu selalu menjadi jujukan para pendaki dari berbagai daerah di Indonesia. ’’Kami antisipasi sekecil mungkin dampak dari cuaca ekstrem, itu harus dilakukan secara bersama-sama,’’ tuturnya.

Nugroho, salah seorang pendaki asal Karanganyar, Jawa tengah, lebih memilih pendakian via Cemoro Sewu. Sebab, jalur pendakian tersebut dirasa lebih mudah ketimbang via Cemoro Kandang. Dia memahami kondisi cuaca memang begitu ekstrem. Namun, dia bersama delapan rekannya punya keinginan sukses dalam melakukan pendakian. Peralatan pendakian dan bekal juga sudah dipersiapkan. ’’Semoga selamat sampai pulang nantinya, dan lancar,’’ ucapnya. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here