Ngawi

Seorang Petugas Terpapar Korona, Puskesmas Gemarang Dikunci

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Laju penambahan pasien positif Covid-19 tidak kunjung berhenti. Tidak terkecuali dari kalangan petugas kesehatan. Sejauh ini, sedikitnya ada tujuh tenaga medis di Ngawi yang terpapar korona. Terakhir, seorang perawat Puskesmas Gemarang, Kedunggalar, terkonfirmasi positif. ‘’Sekarang sudah menjalani isolasi di RSUD dr Soeroto,’’ kata Kepala UPT Puskesmas Gemarang dr Esti Retno Setyowati Kamis (15/10).

Esti menjelaskan, seorang pegawainya itu dinyatakan positif korona Rabu lalu (14/10). Pegawai yang tercatat sebagai koordinator ruang instalasi gawat darurat (IGD) itu diduga terpapar ketika membantu proses penyekatan warga luar daerah di posko Mantingan. ‘’Sampai hari ini (kemarin, Red) baru seorang yang dinyatakan terkonfirmasi positif,’’ ungkapnya.

Menindaklanjuti kasus tersebut, kemarin sebanyak 37 pegawai Puskesmas Gemarang diambil swab-nya. Melibatkan petugas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Ngawi. ‘’Mudah-mudahan hasilnya negatif semua,’’ harapnya.

Esti juga terpaksa mengunci sementara layanan IGD dan rawat inap. Pasien yang telanjur dirawat maupun belum akan dialihkan ke puskesmas terdekat. ‘’Ditutup sampai tiga hari ke depan, karena harus dilakukan sterilisasi,’’ jelasnya.

Sementara, dari klaster dinkes diketahui petugas maupun keluarga yang terpapar korona bertambah dari empat menjadi 14. ‘’Dari sekitar 160 swab yang diperiksa,’’ sebut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ngawi drg Endah Pratiwi yang juga ketua tim tracing. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close