Seorang Balita Positif Demam Berdarah

138

KOTA – Pergantian musim dari penghujan ke kemarau biang mewabahnya demam berdarah dengue (DBD). Januari hingga Maret saja, jumlah penderitanya sudah tembus 88 pasien. ‘’Jumlahnya memang turun dari tahun lalu. Tapi, kita harus tetap waspada,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan Wawan Kasiyanto.

Kasiyanto tak ingin terlena mengingat di tahun lalu ada seorang pasien yang sampai meninggal dunia. Meski telah menjalani perawatan di Puskesmas Bubakan, Tulakan. Kasiyanto juga mengingatkan penyakit dari nyamuk aedes aegypti ini kerap menyerang anak-anak. ‘’Sekarang, ada seorang balita dari Arjowinangun yang positif terjangkiti,’’ ungkapnya.

Kasiyanto juga mengingatkan orang tua lebih siaga menjaga kebersihan lingkungan. Serta menutup setiap celah yang memungkinkan merangsang datangnya nyamuk aedes aegypti. ‘’Usahakan selalu menutup kelambu di sekitar tempat tidur anak-anak. Biasanya, nyamuk itu menyerang saat terang (10.00-16.00 WIB),’’ terangnya.

Nyamuk aedes aegypti yang juga membawa penyakit chikungunya itu justru tak suka di tempat kotor. Penyebarannya diawali dari kebiasaan masyarakat yang masih suka menandon air. Padahal, air yang ditandon sangat berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk. ‘’Faktor iklim juga mempengaruhi pertumbuhan nyamuk itu,’’ ungkapnya. (mg6/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here