Senggolan, Jatuh, lalu Ditumbur dari Belakang

149

NGAWI – Jalur nasional arah Solo kembali menebar maut. M. Ifan Ady, 19, meregang nyawa usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Km 09-10 Jalan Raya Ngawi-Mantingan, masuk Desa Ngale, Paron, Ngawi, dini hari kemarin (9/1).

Mahasiswa asal Desa Mentoro, Kecamatan Soko, Tuban, itu tewas dengan kondisi luka parah setelah motor yang dikendarai tertumbur mobil di belakangnya. ‘’Sebelum itu, korban lebih dulu terserempet mobil dari arah berlawanan,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Ipda Cipto Utoyo.

Insiden bermula saat Ifan melaju dari arah barat dengan Honda Vario nopol S 2775 GZ. Searah di belakangnya ada Mitsubishi L-300 nopol N 1072 KU yang dikemudikan Bambang Rudianto, 45, warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Sampai tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 00.30, motor Ifan tiba-tiba terserempet Honda Mobilio nopol AD 8415 SN yang melaju dari arah berlawanan. Akibat serempetan dengan mobil yang dikemudikan Ngadimin, 44, asal Desa Plumbungan, Karangmalang, Sragen, itu korban jatuh terpelanting ke arah kiri. ‘’Kemudian tertabrak L-300 yang melaju di belakangnya,’’ jelas Cipto.

Ifan mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Warga dan petugas yang datang ke TKP langsung membawanya ke rumah sakit. Namun, takdir berkata lain. Sekitar satu jam berselang, remaja itu mengembuskan napas terakhir saat dalam perawatan medis.

Sementara, petugas Satlantas Polres Ngawi lainnya mengevakuasi tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan. Honda Vario milik Ifan yang sudah tidak lagi berbentuk, Honda Mobilio, dan L-300 diamankan sebagai barang bukti. ‘’Kasus akan kami dalami dan tindak lanjuti,’’ pungkasnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here