Pacitan

Sempat Mandek, Proyek Waduk Tukul Lanjut

Kontrak Pengerjaan Tahap Kedua Masuk Proses Lelang

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Proyek pembangunan Waduk Tukul di Desa Karanggede, Arjosari, Pacitan, dilanjutkan. Kontrak pekerjaan pertama habis Juli lalu. Saat ini kontrak jilid kedua sedang disiapkan. Diperkirakan, pengisian waduk di Dusun Tukul itu 2021 mendatang. ‘’Kemungkinan akhir 2019 teken kontrak kedua,’’ kata Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (SDA DPUPR) Pacitan Yudo Tri Kuncoro Selasa (12/11).

Menurut dia, alokasi anggaran kontrak pertama Rp 636 miliar. Setelah 14 kali adendum dari nilai awal Rp 578 miliar sudah habis. Itu dimulai Desember 2013 silam. Sejak Juli lalu, pembangunan waduk mandek. Yudo mengatakan, anggaran banyak tersedot untuk penanganan bencana 2017. ‘’Dampak bencana, dana dialihkan untuk pengamanan seperti penguatan tebing yang longsor,’’ ujarnya.

Wujud Waduk Tukul saat ini masih berupa bangunan pengelak, fondasi, dan tubuh bendungan. Bangunan yang lain akan dikerjakan pada kontrak kedua. Pengerjaan tahap kedua saat ini sudah masuk proses lelang. PT Brantas Abhipraya selaku pemenang kontrak pertama, juga jadi salah satu calon tender berikutnya. ‘’Tidak bisa diperkirakan pemenangnya,’’ sebutnya.

Pengerjaan megaproyek jilid kedua akan menyelesaikan bagian waduk yang belum rampung. Menurut Yudo, ada beberapa poin yang akan dibangun. Di antaranya, penyelesaian tubuh bendungan dan finishing bangunan pelimpah. Selain itu, instrumentasi waduk. Seperti mengukur rembesan dan penurunan tubuh bendungan. ‘’Serta bangunan fasilitas yang lain,’’ imbuhnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close