Seleksi JPTP ’’Dikalahkan’’ Rekrutmen CPNS

87

NGAWI – Proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang kosong kemungkinan besar masih menunggu waktu lama. Kabarnya, proses assessment beberapa jabatan eselon II yang lowong itu baru akan dilakukan setelah bupati melantik pejabat hasil seleksi JPTP sebelumnya.

‘’Kami sudah mengusulkan dalam waktu dekat ini,’’ kata Sekretaris Daerah (Sekda) Mokh. Sodiq Tri Widiyanto kepada Radar Ngawi saat ditanya kapan pelantikan dilakukan, kemarin (18/1).

Sodiq mengungkapkan, sebenarnya pelantikan itu sudah siap dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Namun, akhirnya dievaluasi karena bersamaan dengan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). ‘’Kami ingin menyelesaikan dulu seleksi CPNS-nya, baru ke pelantikan,’’ ujarnya.

Saat ini pihaknya masih akan melakukan evaluasi struktur organisasi (SO) di pemerintahan. Pengkajian itu kelak meliputi mutasi dan promosi. ‘’Kalau semuanya sudah selesai akan dilakukan pelantikan,’’ paparnya.

Sodiq menambahkan, assessment jabatan eselon II yang kosong tidak dapat serta merta dilakukan usai pelantikan. Pasalnya, sebelum proses assessment ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan lebih dulu. Salah satunya meminta izin ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menyelenggarakan seleksi JPTP. ‘’Setelah dapat izinnya, baru nanti dibentuk pansel,’’ tuturnya.

Saat ini ada enam jabatan eselon II yang kosong. Tiga di antaranya sudah dilakukan assessment, tinggal pelantikannya. Ketiga jabatan itu adalah kepala dinas kesehatan, kepala dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan keluarga berencana, serta kepala pelaksana badan penanggulangan bencana daerah.

Sedangkan tiga jabatan eselon II lainnya yang belum dilakukan seleksi yakni kepala dinas perhubungan, kepala dinas koperasi dan usaha mikro, serta asisten bidang pemerintahan dan kesejahteraan. ‘’Nanti akan kami laporkan juga ke KASN apa saja jabatan yang kosong tersebut,’’ ujarnya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here