Seleksi CPNS Dijadwalkan Pertengahan Bulan Ini

83

MEJAYAN – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi salah satu skala prioritas di pengujung tahun ini. Pemkab memasukkan kegiatan yang kali terakhir dilakukan lima tahun silam itu bersama 16 program dalam nota keuangan perubahan APBD 2018 yang disampaikan ke DPRD. ‘’Iya, itu (seleksi CPNS, Red) program khusus,’’ kata Sekdakab Madiun Tontro Pahlawanto.

Kendati demikian, Tontro belum berani buka-bukaan soal program tersebut. Dia bergeming ketika ditanya soal alokasi anggaran yang bakal dikucurkan. Menurutnya, pemkab sekadar memfasilitasi penyelenggaraan. Namun, tidak secara eksplisit menjawab ketika ditanya lebih lanjut soal fasilitasi tersebut. Apakah seleksi tes dilaksanakan secara mandiri dengan menggandeng salah satu satuan pendidikan sebagai lokasi tesnya. ‘’Kami hanya mendukung,’’ ujarnya.

Diketahui, seluruh perwakilan pemerintahan daerah diundang dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) CPNS 2018 oleh KemenPAN-RB, Kamis lalu (6/9). Pemerintah pusat mengumumkan adanya seleksi untuk 186.744 formasi. Ketersediaan ratusan ribu formasi itu untuk 525 pemerintah kota/kabupaten dan provinsi. Pendaftaran seleksinya dibuka 19 September mendatang. Sederet aturan main seleksi juga dibahas dalam rakornas yang dipimpin Menpan-RB Syafruddin tersebut. ‘’Jadwal 19 September itu juga masih tentatif kok,’’ tuturnya.

Tontro mengungkapkan, dalam rakornas disampaikan bahwa tahapan seleksi dimulai bulan ini. Namun, hari pelaksanaannya masih berstatus perencanaan. Kepastian bakal disampaikan ke daerah lewat pemerintah provinsi (pemprov) masing-masing. Nah, Pemprov Jawa Timur mengagendakan rapat koordinasi, Rabu nanti (12/9). Menurutnya, pertemuan itu akan menjawab spekulasi terkait kapan tahapannya dimulai. Juga, penyampaian resmi jatah formasi dan kuota masing-masing daerah. ‘’Kalau dari alokasi yang ada, formasi paling banyak di tenaga pendidikan dan kesehatan,’’ ucapnya.

Sekda meminta warga bersabar menunggu informasi resmi. Sebagai gantinya mempersiapkan diri. Misalnya, mengumpulkan berkas persyaratan yang biasa dibutuhkan ketika melamar pekerjaan. ‘’BKD (badan kepegawaian daerah, Red) sudah mengajukan jumlah kebutuhan. Tapi, alokasi pasti untuk Kabupaten Madiun belum ditentukan,’’ jelasnya. (cor/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here