Selama Ramadan, Operasional THM Dibatasi

44

MAGETAN – Pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam (THM) di Magetan diperketat. Satpol PP bakal rutin melakukan giat operasi untuk memantau kepatuhan jam operasional buka THM selama Ramadan. ‘’Kami akan tertibkan apabila ada pihak yang kedapatan melanggar ketentuan operasional THM,’’ kata Kabid Penegakan dan Penggerak Perda Satpol PP dan Damkar Magetan, Khamim Basori kemarin (5/5).

Langkah tersebut mesti pihaknya ambil supaya warga yang menjalankan ibadah puasa tidak terganggu. Hanya sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan surat perintah tugas dari bupati terkait rencana pemantauan rutin operasional THM tersebut. ‘’Kalau tidak ada edaran, tugas kita hanya sebatas mengimbau saja,‘’ terangnya.

Khamim menyebutkan saat ini ada sekitar 20 THM yang beroperasi di Magetan. Seluruhnya masih dipersialakan buka seperti biasa. Karena memang surat edaran (SE) terkait larangan operasional THM saat Ramadan belum terbit. ‘’Mungkin saat ini masih dalam proses pembahasan maupun tinggal menunggu penerbitannya saja,’’ ungkapnya.

Terpisah, Bupati Magetan Suprawoto mengaku larangan operasional bagi THM saat Ramadan sudah rampung dibahas. Dalam pembahasan tersebut disebutkan jika THM masih diperbolehkan beroperasi. Hanya, jam operasionalnya dibatasi. Dari pukul 21.00–24.00.

Menurutnya, kebijakan itu untuk menghormati warga yang menjalankan ibadah Ramadan. Supaya mereka bisa kusyuk dalam beribadah. ‘’Sudah saya siapkan dan secepatnya edaran tersebut sudah disosialisasikan ke seluruh THM,’’ katanya.

Dalam aturan tersebut, juga mengatur tentang pembatasan buka warung makan. Di mana mereka tidak diperkenankan untuk membuka gebernya secara menyeluruh. ‘’Boleh buka asalkan menggunakan tirai saat siang hari,’’ ungkap Suprawoto. (mgc/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here