Ngawi

Sektor Perhotelan dan Resto di Ngawi Mulai Meningkat

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Tatanan kehidupan baru sebagai bentuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berpihak kepada sektor usaha perhotelan dan resto di Ngawi. ‘’Memang pengunjung mulai ada kenaikan, tapi masih jauh dibanding sebelum ada korona,’’ kata Suryani, salah seorang pengusaha rumah makan, Kamis (9/7).

Meski pengunjung mulai bertambah, Suryani belum berani mempekerjakan kembali semua karyawan yang terpaksa dirumahkan. Itu mengingat kondisi pandemi masih sulit diprediksi. ‘’Sebelumnya ada yang dirumahkan, ada juga yang tetap kerja dengan sistem sehari masuk sehari libur,’’ ungkapnya.

Dia menyebut, sebelum pandemi dalam sehari rumah makannya mampu mencatat omzet Rp 5 juta-Rp 6 juta. Namun, saat ini paling banyak hanya sekitar Rp 3 juta. ‘’Kemarin banyak yang memilih di rumah, jadi dampaknya benar-benar terasa,’’ ujar Suryani.

Hal serupa dirasakan pengusaha perhotelan. Meski tamu yang menginap sudah mengalami kenaikan, jumlahnya masih kalah jauh dibanding sebelum pandemi. ‘’Seminggu tidak sampai 30 tamu. Padahal, sebelumnya mencapai 100 lebih,’’ tutur Albrian Danis, pengelola salah satu hotel di Ngawi.

Dia menambahkan, operasional hotelnya di masa new normal menerapkan protokol kesehatan ketat. Sebut saja karyawan wajib mengenakan masker dan sarung tangan. Selain itu, rutin melakukan sterilisasi kamar. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close