Sekolah Favorit di Ngawi Kota Diserbu Pendaftar Luar Zona

82
ANMBIL PIN: Sejumlah pelajar lulusan SMP tampak mengantre saat pengambilan PIN.

NGAWI – SMAN 1 dan 2 Ngawi berlainan pendapat soal aturan main penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019. Jika pihak SMAN 2 berkerut dahi,  SMAN 1 terkesan santai menyikapi. ‘’Banyak pendaftar dari luar zona yang marah-marah karena tidak bisa mendaftar ke sini,’’ kata Kepala SMAN 2 Ngawi Tribadi kemarin.

Dua SMAN berpredikat favorit tersebut berada dalam satu zona. Ketentuan zonasi yang telah ditetapkan memunculkan kekhawatiran terkait kualitas input pelajar dari PPDB. ‘’Biasanya banyak pendaftar dari Kecamatan Kwadungan seperti Desa Kendung dan Pojok. Tapi, sekarang tidak bisa,’’ ujarnya.

Tribadi menyebut, sebenarnya wilayah zona sama seperti tahun sebelumnya. Hanya, permasalahan ada di sistem yang diterapkan. Tribadi ambil contoh pada awal pengambilan PIN PPDB beberapa hari lalu. Kala itu tidak sedikit pendaftar dari luar zona yang datang ke sekolahnya.

Kebanyakan, para orang tua calon peserta didik baru dari luar zona itu ngotot ingin menyekolahkan anaknya di SMAN 2 Ngawi. ‘’Mau bagaimana lagi. Kami cuma bisa menjelaskan kalau itu sudah ada aturannya. Banyak yang kecewa saat pengambilan PIN itu,’’ tuturnya.

Tentang terpenuhi tidaknya pagu sekolahnya sebanyak 396 siswa alias 11 rombel, Tribadi belum berani memastikan. Sebab, lanjut dia, sistem PPDB –saat pengambilan PIN– akan menolak jika pendaftar berasal dari luar zona. ‘’Biasanya, yang ngotot ingin mendaftar ke sini adalah mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mungkin, para orang tua belum memercayai sekolah yang ada di zonanya,’’ ungkapnya.

Terpisah, Kepala SMAN 1 Ngawi Sukamdi mengatakan, pihaknya tidak khawatir pagu gagal terpenuhi. Kendati demikian, dia menampik anggapan adanya perang dingin antara sekolahnya dan SMAN 2 Ngawi yang sama-sama berpredikat favorit dalam satu zona. ‘’Biasanya kami selalu kelebihan pendaftar saat PPDB,’’ ungkapnya.

Sukamdi mengatakan, dari total pagu sebanyak 360 alias 10 rombel, SMAN 1 Ngawi sudah mendapat pendaftar lebih dari 400 calon siswa. Jumlah itu diketahui per 31 Mei lalu. ‘’Kalau masalah pagu, SMAN 1 Ngawi tidak khawatir,’’ pungkas Sukamdi. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here